Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Masjid Al Jabbar Dibangun Pakai Dana APBD Rp 1 Triliun, Ridwan Kamil Dikritik

Nyoman Suarna • Jumat, 6 Januari 2023 | 18:41 WIB
Pembangunan Masjid Al Jabbar di Provinsi Jawa Barat yang telah rampung
Pembangunan Masjid Al Jabbar di Provinsi Jawa Barat yang telah rampung
JAWA BARAT, BALI EXPRESS- Pembangunan Masjid Al Jabbar di Provinsi Jawa Barat menuai banyak kritikan. Hal ini terlihat pada cuitan di akun Twitter Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, @ridwankamil, Kamis (15/9/2022).

"Kadang jadi Gubernur, kadang jadi mandor," cuitnya @ridwankamil "Inspeksi & memandori progres pekerjaan Masjid Agung Jabar, Masjid Al Jabbar. Selalu bahagia jika melihat sebuah imajinasi telah terlihat sudah mewujud menjadi karya. Doakan Desember 2022 selesai. Aamiin," lanjutnya lagi.

Cuitan tersebut menuai kritik dari banyak warganet. Hingga kini kalangan warganet media sosial masih riuh menanggapi soal pembiayaan Masjid Al Jabbar sebesar Rp 1 triliun dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Tentang hal ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun membandingkan dengan pembangunan Masjid Istiqlal yang juga dibiayai pemerintah.  Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil menyebutkan Masjid Istiqlal dibiayai pemerintah dan menghabiskan dana yang tak kecil pada tahun 1961 silam. Pembangunan masjid negara itu di antaranya menggunakan dana dari pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Menurutnya, penggunaan dana negara itu adalah kesepakatan bersama karena telah dibahas bersama rakyat melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan atau Musrenbang. Ia mengatakan hal adalah wujud dari demokrasi, di mana rakyat bisa menitipkan aspirasi melalui Pemerintah Daerah atau sistem perwakilan yaitu DPR atau DPRD.

"Masjid, Gereja, Pura semua bisa dibiayai negara selama itu disepakati eksekutif dan legislatif," ujarnya.

Adapun akun @outstanjing sebelumnya mengungkapkan pembangunan masjid adalah hal yang mulia, bisa dengan berwakaf dan menjadi amal jariyah. Namun, ia menilai seharusnya pajak digunakan untuk kepentingan semua kalangan. "Tapi kalau pakai dana APBD? Pembayar pajak itu berbagai kalangan. Akad dan niat bayar pajak bukan akad dan niat wakaf. Kalau di agama Islam, tidak sembarang dana bisa dipakai untuk masjid!" ucapnya, dikutip pada Kamis, 5 Januari 2023.

Ridwan Kamil kemudian mengatakan pada akun tersebut, "Jika akang senang isu transportasi publik dan tidak suka masjid, silakan saja." Tetapi, menurut Ridwan Kamil, jutaan warga Jawa Barat melalui berbagai ormas Islam telah menitipkan aspirasi rakyat untuk membangun Masjid Raya Provinsi sejak 7 tahun yang lalu. Karena selama ini, ujarnya, Masjid Raya Provinsi mengkudeta masjid Agung Kota Bandung.

  Editor : Nyoman Suarna
#Masjid Al Jabbar Telan Dana 1 Triliun #Ridwan Kamil Banjir Kritikan #Pembangunan Masjid Al Jabbar #Bangun Masjid Pakai Dana APBD