Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ngeri! Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UI, Ingin Bunuh Diri karena Dihantui Arwah Korban

I Gede Paramasutha • Senin, 7 Agustus 2023 | 21:31 WIB
DIHANTUI: Altafasalya Ardnika Basya pelaku pembunuhan Mahasiswa UI Muhammad Naufal Zidan mengaku dihantui oleh korban.
DIHANTUI: Altafasalya Ardnika Basya pelaku pembunuhan Mahasiswa UI Muhammad Naufal Zidan mengaku dihantui oleh korban.

DEPOK, BALI EXPRESS - Ada cerita mistis di balik pembunuhan terhadap Mahasiswa UI (Universitas Indonesia) Muhammad Naufal Zidan, 19.

Buntut dari aksi kejinya, pelaku pembunuhan mahasiswa UI, Altafasalya Ardnika Basya, 23, mengaku dihantui arwah korban, sampai membuatnya ingin mengakhiri hidup sendiri.

Wakasat Reskrim Polres Metro Depok AKP Nirwan Pohan mengatakan, pelaku membunuh Zidan untuk menguasai hartanya.

Baca Juga: Baliho Perindo Dirobek, Ngakan Putra : Kalau Robek Kita Pasang Lagi

Karena ia terlilit utang pinjaman online dan merugi saat investasi kripto. Sehingga, barang-barang korban yang diambil seperti, laptop, handphone, hingga kartu ATM, hendak dijual untuk lunasi utang tersebut.

Namun, rencana penjualan ini tak terwujud lantaran pelaku mengaku terus dibayangi arwah korban pasca pembunuhan.

"Niatnya (barang) ingin dijual, tapi belum sempat. Dia dikejar bayangan korban, jadi tidur itu mimpi, jadi belum sempat dijual," ujarnya, Sabtu (5/8).

Bahkan tak hanya menghantui, Altafasalya mengaku akan dibunuh oleh korban dalam mimpinya.

"Saya pernah mimpi ditangkap. Setelah kejadian saya mimpi dibunuh korban dan disaksikan banyak orang," tutur pelaku di Mapolresta Depok.

Sehingga, perbuatan kejinya ini membuat pelaku sangat menyesal, sampai ingin bunuh diri. “Jadi dia sempat ingin bunuh diri karena dihantui korban," tandas Nirwan menambahkan. 

Diberitakan sebelumnya, seorang Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Naufal Zidan, 19, jadi korban pembunuhan.

Baca Juga: Prediksi Bali United vs Persik Kediri; Ada Misteri Kedatangan Simen Lyngbo

Mayatnya ditemukan dalam plastik sampah di kamar kos, wilayah Kukusan, Beji, Kota Depok. 

Pelaku ternyata adalah senior di kampus.

Kasus tersebut dilaporkan ke Polres Metro Kota Depok pada Jumat (4/8), pagi. Wakasat reskrim Polres Metro Kota Depok AKP Nirwan Pohan menerangkan korban diduga tewas pada Rabu (2/8). 

Korban ini awalnya tidak bisa dihubungi oleh keluarganya. Sehingga, keluarga mengirim orang untuk mengecek kondisi Zidan di indekosnya.

"Ada keluarga di sini mendatangi kosannya. Digedor enggak bisa, pintu dikunci, penjaga kosan membuka, akhirnya ditemukan (meninggal)," tandas Nirwan, dikutip Jawapos. 

Alangkah terkejutnya, pemuda asal Lumajang itu ditemukan sudah tak bernyawa di kolong tempat tidur, dengan dibungkus dua lapis kantong plastik sampah.

Kamarnya tampak berantakan, tetapi terlihat sempat ada upaya untuk dibersihkan. 

Ternyata, terdapat banyak luka tusuk pada dada Zidan.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dan pemeriksaan keterangan sejumlah saksi, aparat dapat mengantongi ciri-ciri pelaku. Akhirnya, petugas berhasil menangkap pelaku. 

Atas perbuatannya, pemuda kelahiran Bandung ini dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan atau Pasal 351 Ayat (5) KUHP. Ia terancam hukuman maksimal pidana mati.

Editor : I Putu Suyatra
#pembunuhan mahasiswa ui #Zidan #Basya