BALI EXPRESS- Akun Instagram @4maze memuat postingan 15 foto eks koruptor yang akan ikut maju jadi caleg DPR-DPD RI dengan caption “ Ayok Anak Muda Jangan Malu Korupsi, Malulah Bila Tidak Memilih Kami,”.
Dalam foto - foto di akun Instagram tersebut, berisi 15 calon legislatif (Caleg) eks koruptor yang akan ikut merebut kursu DPR-DPD RI.
Adapun caleg DPR RI yang berstatus mantan terpidana korupsi itu yakni
- Abdillah dari Partai NasDem, caleg dapil Sumatera I, nomor urut 5, korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran dan penyelewengan dana APBD
- Abdullah Puteh dari Partai Nasdem, caleg dapil Aceh II nomor urut 1, korupsi pembelian 2 unit helikopter saat menjadi Gubernur Aceh
- Susno Duadji dari PKB, nomor urut 2, korupsi pengamanan Pilkada Jabar 2009 dan korupsi penanganan PT Salmah Arowana Lestari
- Nurdin Halid dari Partai Golkar, dapil Sulsel II, nomor urut 2, kasus korupsi distribusi minyak goreng Bulog.
- Rahudman Harahap dari Partai NasDem, dapil Sumut I, nomor urut 4, kasus korupsi dana tunjangan aparat desa Tapanuli Selatan saat menjadi Sekda Tapanuli Selatan.
- Al Amin Nasution dari PDIP, dapil Jawa Tengah VII, nomor urut 1, menerima suap dari Sekda Kab Bintan Kepri Azirwan untuk memuluskan proses alih fungsi hutan lindung di Kab Bintan
- Rokhmin Dahuri dari PDIP, dapil Jabar VIII, nomor urut 1, korupsi dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan
Caleg DPD RI yang berstatus mantan terpidana korupsi yakni:
- Patrice Rio Capella, dapil Bengkulu, nomor urut 10, kasus menerima gratifikasi dalam proses penanganan perkara bantuan daerah, tunggakan dana bagi hasil, dan penyertaan modal sejumlah BUMD di Sumut oleh Kejaksaan.
- Dody Rondonuwu, dapil Kalimantan Timur, nomor urut 7, korupsi dana asuransi 25 orang anggota DPRD Kota Bontang periode 2000-2004 (saat itu Dody masih menjadi anggota DPRD Kota Bontang).
- Emir Moeis, dapil Kaltim, nomor urut 8, kasus suap proyek pembangunan PLTU di Tarahan, Lampung, 2004.
- Irman Gusman, dapil Sumbar, nomor urut 7, kasus suap dalam impor gula oleh Perum Bulog.
- Cinde Laras Yulianto, dapil Yogyakarta, nomor urut 3, korupsi dana purna tugas Rp3 miliar.
Postingan tersebut tembus 1,619 komentar salah satunya komentar lucu-lucu dari warga netizen yang seakan-akan menghujan dengan halus.
Salah satunya dari akun intgram @i.amilham_ mengatakan “ apa mereka gak punya malu ya. Istilahnya gini lu maling nah trus dimaafin sama warga, tetapi lunya mau maling lagi kan aneh. Gw pribadi malu sih kalau udah ketahuan malung trus maau nyalon lagi mana ditah diamana muka. Astaga Bapa Ingat Umur pak bentar lagi koid,” tulisanya.
Kemudian pemilik akun @Usada_Akuro48 membalah komentarnya tersebut. Dia menulis “ Lah mana malu, wong kemaluan aja gak punya manusia model gini,” tulisanya.
Dibalas dengan komentar pemilik akun @tangguhpn orang kalo serakah udah gak punya malu, kayak babi apa aja mau dimakan,” balasnya.
Komentar lainnya seperti pemilik akun @imanbotak menulis “ Sisa duit korupsi dipakai modal lagi, kalau masih ada yang memilih berarti paling bego,”ujarnya. Kemudian dengan kocaknya pemilik akun @rahidayat1015 menulis “bukan bego tapi mungkin cuan yang didapat gede jadi milih mereka,” tulisnya berisi emot ketawa. (*)
Editor : I Made Mertawan