Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Laman Resmi Kemhan Diretas, Brigjen Edwin Sebut Tak Ada Dokumen Rahasia

Wiwin Meliana • Sabtu, 4 November 2023 | 16:02 WIB

Brigjen Edwin Adrian buka suara soal peretasan laman resmi Kemhan
Brigjen Edwin Adrian buka suara soal peretasan laman resmi Kemhan
BALI EXPRESS- Dugaan pembobolan situs Kemenhan (Kementrian Pertahanan) dan penjualan dokumen rahasia di pasar gelap internet, ditanggapi oleh Kementrian Pertahanan (Kemenhan). Hal tersebut seperti diutarakan oleh Brigjen Edwin Adrian Sumantha, Karo Humas Setjen Kemenhan.

Pihak kementrian tersebut terus mendalami dugaan peretasan oleh hacker tersebut.

"Perlu kami sampaikan bahwa kami tengah mendalami hal tersebut kepada pihak terkait di Kemhan," ucap Edwin Kamis (2/11).

Baca Juga: Tekan Inflasi, Pasar Murah Digelar Secara Bergilir di Seluruh Desa di Gianyar Bali

Lebih lanjut, Edwin Adrian Sumantha menyampaikan, laman resmi Kemhan hanya memuat data-data yang sifatnya biasa dan terbuka untuk publik. Dia memastikan tidak ada data sensitif atau dokumen-dokumen rahasia yang bocor.

"Website Kemhan itu digunakan untuk pendaftaran komcad (komponen cadangan), siaran pers, PPID, dokumen-dokumen (softcopy) Majalah Wira, Jakuhamneg (Kebijakan Umum Pertahanan Negara)," kata Edwin dikutip dari Radar Tuban.

Menurut dia, tidak ada dokumen rahasia atau data-data sensitif yang tersimpan di laman resmi Kemhan. Untuk penyimpanan data-data penting tersebut, kata dia, Kemhan punya sistem sendiri.

 Edwin menyampaikan, internal Kemhan bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) masih mengecek seluruh sistem. Pemeriksaan menyeluruh tersebut kemungkinan rampung dalam 1–2 hari.

Baca Juga: Buntut Kasus Perusakan dan Pembakaran Bangunan Vila di Karangasem Bali, Klian Adat Bugbug Dipolisikan

Sebelumnya,  peretas yang menamakan Two2 mengklaim telah meretas laman resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan), kemhan.go.id. Mereka juga menyebut berhasil mengakses bagian dashboard laman tersebut. 

Di laman BreachForums, yang merupakan wadah jual beli hasil peretasan, Two2 membagikan beberapa tangkapan layar dashboard laman resmi Kemhan. Peretas menyebut berhasil mengakses data sebesar 1,64 terabyte dari kapasitas 2 terabyte di laman tersebut.

RAMAH: Keluarga pasien melakukan pendaftaran administrasi di Poli Umum RSUD dr. H. Moh. Anwar.
RAMAH: Keluarga pasien melakukan pendaftaran administrasi di Poli Umum RSUD dr. H. Moh. Anwar.
Editor : Wiwin Meliana
#Brigjen Edwin Andrian #Kemhan #peretasan