lebih lanjut, Roy Suryo menyebut seharusnya pemerintah gercep menanganinya, mengingat situs tersebut adalah situs Kementerian Pertahanan Negara.
"Seharusnya pemerintah gercep mengatasi hal itu, bagaimanapun juga ini situs Kemhan sebagai etalase Pertahanan Negara," kata kata Roy dikutip dari Pojoksatu, Sabtu (4/11).
Roy Suryo menyarankan, Kominfo, BSSN, dan DPR RI gerak cepat melakukan verifikasi peretasan situs Kemhan. Apalagi kini peretasan tersebut sudah ramai diperbincangkan netizen di berbagai media sosial.
"Tentunya diverifikasi juga oleh Kominfo, BSSN dan DPR K-1. Dunia Maya saat ini sudah dianggap sebagai Matra ke-4 selain darat, laut, udara, sehingga fatal efeknya. Ambyar," tegasnya.
Menanggapi itu, Karo Humas Setjen Kemhan Brigjen Edwin Adrian Sumantha mengatakan pihaknya masih mencari tahu kebenaran soal peretasan situs Kemhan tersebut.
Baca Juga: Laman Resmi Kemhan Diretas, Brigjen Edwin Sebut Tak Ada Dokumen Rahasia
“Kami tengah mengkoordinasikan kebenaran hal tersebut kepada pihak terkait di Kemhan," kata Edwin, Kamis (2/11/2023).
Edwin Adrian Sumantha menyampaikan, laman resmi Kemhan hanya memuat data-data yang sifatnya biasa dan terbuka untuk publik. Dia memastikan tidak ada data sensitif atau dokumen-dokumen rahasia yang bocor.
Menurut dia, tidak ada dokumen rahasia atau data-data sensitif yang tersimpan di laman resmi Kemhan. Untuk penyimpanan data-data penting tersebut, kata dia, Kemhan punya sistem sendiri.
Editor : Wiwin Meliana