Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pengantar Jenazah Lukas Enembe Ricuh, Rusak Sejumlah Fasilitas Publik di Sentani

Nyoman Suarna • Jumat, 29 Desember 2023 | 15:35 WIB
ANARKIS - Screenshot video aksi anarkis masa saat perarakan jenazah alm. Lukas Enembe ke STAKIN, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (28/12).
ANARKIS - Screenshot video aksi anarkis masa saat perarakan jenazah alm. Lukas Enembe ke STAKIN, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (28/12).

SENTANI, BALI EXPRESS - Sejumlah fasilitas publik di Kota Sentani Kabupaten Jayapura dirusak massa pengantar jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, Kamis (28/12).

Kejadian ini berawal ketika jenazah almarhum Lukas Enembe tiba di Sentani, diangkut dengan ambulance.

Karena desakan masa, jenazah akhirnya diarak dari bandara Sentani menuju STAKIN untuk dilakukan doa bersama.

Ribuan masa turut mengawal prosesi arakan jenazah tersebut. Mirisnya mereka terlihat tidak saja mengarak jenazah, tetapi melakukan serangkaian aksi brutal dengan melakukan perusakan terhadap fasilitas publik milik masyarakat dan juga pemerintah.

Video aksi masa melakukan perusakan tersebut beredar di media sosial dan grup WhatsApp.

Tidak sampai di situ, potongan video lain juga memperlihatkan ada salah satu anggota TNI yang terluka parah di bagian dahi akibat kena lemparan batu atau sejenisnya. 

Keterangan lain menyebutkan, massa juga melemparkan batu dan merusak sejumlah kendaraan mobil dan motor yang terparkir di pinggir jalan.

Sebelumnya sejumlah tokoh masyarakat Papua termasuk dari unsur pemerintahan dan TNI Polri sudah memberikan seruan kepada masyarakat Papua, agar tidak melakukan aksi kekerasan dalam menyikapi kabar duka meninggalnya mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Dikutip dari Jawa Pos, awalnya jenazah Mantan Gubernur Papua itu dibawa ke STAKIN dengan menggunakan mobil jenazah.

Namun, ribuan massa yang telah menanti kedatangan jenazah di depan VIP Bandara Sentani Jayapura memiliki pendapat berbeda. Mereka ingin Lukas Enembe diarak ke STAKIN.

Tak ayal, rencana awal berubah. Jenazah Lukas Enembe akhirnya diarak ribuan massa menuju kompleks STAKIN Sentani.

Namun, arak-arakan jenazah Lukas Enembe sempat rusuh.

Massa terlihat melempar batu ke arah gedung-gedung di sepanjang jalan, mulai dari Hotel Grand Tahara hingga Borobudur Sentani.

Sejumlah bangunan rumah, kantor, hingga pertokoan terkena dampak dari aksi lempar batu tersebut.

Hal ini membuat polisi mengambil tindakan dengan melepaskan tembakan ke udara.

Editor : Nyoman Suarna
#fasilitas publik #LUKAS ENEMBE #sentani #ricuh #rusak #jenazah