Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL! Kisah Cindy Pangestu, Korban Kekerasan dan Pengancaman oleh Driver Grab Car

I Putu Suyatra • Jumat, 29 Maret 2024 | 13:11 WIB
Viral di media sosial seorang perempuan bernama Cindy Pangestu menjadi korban kekerasan dan pengancaman oleh driver Grab Car di Jakarta Barat.
Viral di media sosial seorang perempuan bernama Cindy Pangestu menjadi korban kekerasan dan pengancaman oleh driver Grab Car di Jakarta Barat.

BALI EXPRESS - Sebuah kisah memilukan melibatkan Cindy Pangestu, seorang perempuan yang menjadi korban kekerasan dan pengancaman oleh seorang driver Grab Car, kini sedang ramai dibicarakan di media sosial.

Peristiwa tragis ini diduga terjadi pada Senin malam (25/3), saat Cindy menjadi penumpang Grab Car di Jakarta Barat.

Menurut cerita yang dia bagikan melalui story Instagramnya, Cindy memesan Grab Car untuk pulang ke rumah.

Namun, kejadian tak terduga pun menghampirinya.

Mobil yang dikendarai oleh driver Grab itu tiba-tiba melaju ke arah tol, meskipun rumah Cindy dapat dicapai tanpa melewati tol.

Driver tersebut hanya beralasan mengikuti petunjuk dari aplikasi peta.

Kejanggalan semakin terasa ketika driver itu mengaku tidak enak badan dan meminta Cindy untuk mengemudi sebagai gantinya.

Cindy dengan tegas menolak dan menyarankan untuk berhenti jika memang sang driver merasa tidak sehat.

"Gue tentu aja nolak bilang gak bisa pak. Menepi dulu aja kalau emang sesak pak," ucapnya di akun Instagramnya @cndypngestu, dikutip Kamis (28/3).

Melihat gelagat yang kurang baik, korban memberanikan diri membuka pintu mobil dan loncat ke luar. Namun, kondisi jalanan tol yang sepi, tak ada yang menolongnya.

"Dia (pelaku) turun lari dan kejar gue dan ketangkep karena gue emang berhenti buat teriak minta tolong," kata Cindy.

"Pas ketangkep, gue berontak yang berkhir diseret sama dia. Abis itu gue dilempar masuk ke mobil. Dia paksa gue tranfer Rp 100 juta," sambungnya.

Situasi semakin mencekam ketika sang driver meminta Cindy mentransfer sejumlah uang yang mencapai ratusan juta ke rekening yang disodorkannya.

Merasa situasi semakin tak terkendali, Cindy memutuskan untuk berani membuka pintu mobil dan melompat keluar. Namun, jalan tol yang sepi membuatnya kesulitan mendapatkan pertolongan.

Beruntungnya, Cindy berhasil melarikan diri setelah menghadapi ancaman dan kekerasan dari sang driver.

Saat ini, Cindy telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Grab dan Polda Metro Jaya, berharap agar kejadian serupa tidak terulang kepada siapapun.

Kejadian tragis ini mengingatkan kita semua untuk tetap waspada dan berhati-hati ketika menggunakan jasa transportasi online.

Semoga Cindy Pangestu segera mendapatkan keadilan atas kejadian yang menimpanya. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#Cindy Pangestu #kekerasan #pengancaman #grab