BALIEXPRESS.ID-Kasus penyiraman air keras yang menimpa Agus Salim kini memasuki babak baru dengan munculnya dugaan penyalahgunaan dana donasi senilai Rp 1,5 miliar.
Istri Agus, Elmi Nurmala, menjadi sorotan setelah informasi mengenai penggunaan dana tersebut menimbulkan kekecewaan, terutama ketika Agus masih menggunakan BPJS untuk perawatan, meski telah menerima donasi besar.
Donasi tersebut awalnya dikumpulkan untuk biaya operasi mata Agus, yang mengalami kebutaan akibat insiden tersebut.
Pratiwi Noviyanti, atau Novi, seorang influencer dan aktivis sosial yang memulai penggalangan dana, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui adanya ketidakjujuran dalam pengelolaan donasi.
Baca Juga: Dilantik Jadi Wamen Pariwisata, Ini Harapan Mekel Selat untuk Niluh Puspa
Novi, yang membantu mengumpulkan dana hingga mencapai Rp 1,5 miliar, awalnya diberitahu bahwa jumlah yang diterima hanya Rp 500 juta.
"Saya merasa ditipu setelah mengetahui bahwa uang donasi yang seharusnya digunakan untuk pengobatan suami Agus tidak transparan," ujar Novi dalam podcast Denny Sumargo.
Dia menambahkan, "Kami di yayasan hanya ingin memastikan bahwa dana tersebut digunakan dengan benar dan sesuai tujuan, namun situasinya sangat berbeda." Kekecewaan Novi semakin dalam ketika merasa tidak dilibatkan dalam pengelolaan dana setelah uang donasi diterima.
Baca Juga: Tulang Yang Ditemukan Saat Gali Pondasi Diduga Tulang Binatang, Usianya Diperkirakan 25-100 Tahun
Dugaan bahwa dana donasi diselewengkan oleh Elmi semakin kuat, terutama setelah diketahui bahwa Agus tetap menjalani pengobatan menggunakan BPJS.
Situasi ini memicu berbagai reaksi di media sosial, di mana banyak yang mendesak agar keluarga Agus bersikap lebih transparan mengenai penggunaan donasi.
Editor : Wiwin Meliana