Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terima Sertifikat dari Menteri Nusron, Perwakilan Pesantren Al Yasmin Dukung Santri jadi Entrepreneur

Wiwin Meliana • Senin, 25 November 2024 | 18:28 WIB

Nusron Wahid menyerahkan 12 sertipikat tanah wakaf di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Surabaya
Nusron Wahid menyerahkan 12 sertipikat tanah wakaf di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Surabaya

BALIEXPRESS.ID- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyerahkan 12 sertipikat tanah wakaf di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis (21/11/2024).

Sertipikat tanah wakaf yang diserahkan terdiri dari 9 sertipikat tanah wakaf milik perkumpulan NU dan 3 sertipikat tanah wakaf lainnya di Jawa Timur. Tanah wakaf tersebut merupakan tanah pondok pesantren, masjid, musala, madrasah, dan yayasan pendidikan.

Baca Juga: PWNU Jatim Apresiasi Komitmen Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Muhammad Rizky Kevin (30) selaku penerima sertipikat perwakilan dari Yayasan Pesantren Digipreneur Al Yasmin di Surabaya, merasa bersyukur karena telah mendapatkan sertipikat untuk pondok pesantren yang baru saja memulai kegiatan belajar mengajar tersebut. Ia berharap, sertipikat yang dimiliki akan mendukung kegiatan pelatihan para santri.

“Terima kasih kepada Kementerian ATR/BPN, semoga ke depan juga memberikan yang terbaik untuk sektor pendidikan. Harapannya kita bisa lebih mengembangkan yayasan ini menjadi lebih baik serta mendukung kegiatan pelatihan santri menjadi seorang entrepreneur, digipreneur, dan juga keagamannya,” tutur Muhammad Rizky Kevin.

Pendaftaran tanah wakaf dan rumah ibadah terus dilakukan Kementerian ATR/BPN dalam rangka memberikan kepastian hukum, keamanan, dan kenyamanan umat dalam beribadah. Hal ini disampaikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid usai menyerahkan sertipikat.

Baca Juga: Prabowo Setuju Pulangkan Gembong Narkoba Bali Nine ke Australia, Ini Penjelasan Menkum

“Tanah wakaf di Jawa Timur yang terdaftar 67.000 bidang atau 4.000 hektare, tapi saya yakin potensinya jauh lebih dari itu. Potensi tanah wakaf kita harus ditingkatkan karena menurut saya di tiap desa itu minimal ada 10-20 tanah wakaf, entah bentuknya masjid, musala, madrasah, dan sebagainya,” ujar Menteri Nusron.

Sebelum penyerahan sertipikat tanah wakaf ini, Menteri Nusron menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU antara Kantor Wilayah BPN dengan PWNU Jawa Timur serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kantor Pertanahan dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Provinsi Jawa Timur.

Kerja sama yang dilakukan terkait dengan Percepatan Layanan Pertanahan dan Sertipikasi Tanah Milik dan Tanah Wakaf Badan Hukum Perkumpulan NU. 

Baca Juga: Bawaslu Badung Tertibkan APK yang Masih Terpasang di Hari Pertama Masa Tenang

Hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam kesempatan ini, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Lampri.

Turut hadir, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz; Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Anwar Manshur; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Anwar Iskandar; dan para Kepala Kantor Pertanahan se-Jawa Timur. (YS/PHAL)

Editor : Wiwin Meliana
#Menteri ATR BPN #tanah wakaf #santri #nusron wahid #entrepeneur