BALIEXPRESS.ID-Kejadian memilukan dialami oleh seorang pria bernama Adi Sitohang, peserta Audisi Indonesian Idol.
Adi Sitohang melakukan percobaan bunuh diri usai tak tahan dibully karena berulang kali gagal lolos audisi.
Dia diduga meminum racun dan mencoba gantung diri, setelah tak tahan dibully netizen.
Baca Juga: Buleleng Tingkatkan Kesiapan Destinasi Wisata Sambut Libur Akhir Tahun
Adi Sihotang melakukan percobaan bunuh diri diketahui dari temannya, Anis Gea.
Lewat postingan Instagram-nya, pria yang ikut audisi Indonesian Idol musim 2019 dan 2022 itu sampai dilarikan ke rumah sakit.
Adi Sihotang terlihat terbaring lemah saat dibawa ke dalam Instalansi Gawat Darurat (IGD), Sabtu, 16 Desember 2024 dengan berbagai alat infus terpasang baik di tangan dan pernafasannya.
"Aku enggak tahu apa yang terjadi, tapi pliss jangan bully Adi lagi wei, kalian enggak sadar kan ketikan jari kalian bisa membahayakan orang lain," ungkap Anis Gea.
Baca Juga: Akhir Tahun Pesta Belanja, 11 Mall di Bali Ikuti Bali Great Sale 2024
"Dia hanya berusaha menyalurkan hobinya lewat bernyanyi, kalua kalian tidak suka, silahkan skip karya-karyanya," sambungnya.
Kondisi mental Adi tidak baik-baik saja, sejatinya terungkap lewat postingan di TikTok-nya sebelum ketahuan ingin bunuh diri.
"Terima kasih buat teman-teman semuanya, yang sudah melihat dan mendengarkan apa yang baik dan yang buruk di dalam diriku selama ini, mungkin ini adalah single terakhirku. Dan buat akun-akun yang menghujat dan yang support selama ini, kalian luar biasa," tulis Adi.
Hujatan yang diterima Adi, memang terlihat di berbagai postingan media sosialnya. Banyak yang menghina fisiknya dan tidak menyukai karyanya.
Baca Juga: Akhir Tahun Pesta Belanja, 11 Mall di Bali Ikuti Bali Great Sale 2024
Adi baru saja merilis single terbaru berbahasa Batak berjudul 'BOI' yang tayang di Wiranis Production.
Namun, respon terhadap lagu itu memang tidak seperti yang dibayangkannya. Banyak yang meledek dan lainnya.
Adi pertama kali mengikuti audisi Indonesian Idol pada tahun 2019, namun hasilnya gagal total. Kemudian, dia ikut lagi pada tahun 2022.