Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WASPADA! Ini Ciri dan Bahaya Belalang Setan, Renggut Nyawa Dua Warga Bojonegoro

Wiwin Meliana • Sabtu, 28 Desember 2024 | 16:08 WIB

 

Belalang setan merenggut dua nyawa warga Bojonegoro
Belalang setan merenggut dua nyawa warga Bojonegoro

BALIEXPRESS.ID-Kejadian tragis menimpa dua warga Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, yang meninggal dunia dalam waktu sepekan akibat keracunan makanan.

Kedua korban, Novan Hafid (25) dan Samian (52), warga Dusun Papringan, Desa Dukohkidul, diduga meninggal setelah mengonsumsi belalang yang mereka tangkap di hutan jati.

Baca Juga: Kapolres Buleleng Tangkap Tempan Masa Kecilnya: Sempat Sebulan Jadi Buronan Kasus Narkoba

Novan menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (21/12), sementara Samian meninggal pada Rabu (25/12) malam setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Keduanya, yang bertetangga, ditemukan mengonsumsi makanan olahan belalang setelah bersama-sama mencari belalang di hutan sekitar desa.

Kepala Desa Dukohkidul, Sulibianto, membenarkan peristiwa tersebut dan mengungkapkan bahwa belalang yang mereka makan kemungkinan adalah jenis belalang setan (Aularches miliaris), yang banyak ditemukan di hutan jati.

Kasus serupa juga tercatat di Yogyakarta pada tahun 2022, di mana seorang warga dilaporkan meninggal setelah mengonsumsi belalang bulus, yang dikenal dengan nama belalang setan.

Baca Juga: Sinergi Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Pemberantasan Narkoba: Langkah Strategis Menuju Indonesia Bebas Narkoba

Kejadian tersebut menunjukkan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh konsumsi belalang jenis ini.

Mengapa Belalang Setan Berbahaya?

Belalang setan (Aularches miliaris) merupakan serangga dengan penampilan mencolok dan menakutkan.

Tubuhnya berwarna cerah dengan pola garis kuning di bagian kepala dan dada, serta perut berwarna hitam dengan garis-garis merah yang mencolok.

Sayapnya berwarna hijau dengan bercak kuning yang menarik perhatian.

Selain penampilannya yang unik, belalang setan juga memiliki mekanisme pertahanan diri yang khas.

Baca Juga: “Bridges of Light” Pameran di Sudakara ArtSpace: Perjalanan Melalui Lukisan Intuitif dan Wayang Kulit oleh Susiawan

Ketika merasa terancam, serangga ini akan mengeluarkan cairan beracun dari bagian dada (toraks).

Cairan berbentuk busa ini bisa menyebabkan iritasi pada kulit manusia dan mengandung senyawa kimia yang berbahaya.

Meskipun hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa racun belalang setan dapat menyebabkan kematian pada manusia, dampaknya bisa bervariasi tergantung pada sensitivitas individu terhadap zat tersebut.

Para ahli mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi serangga liar, khususnya belalang setan, yang dapat berisiko membahayakan kesehatan jika tidak diperlakukan dengan benar.

Kasus keracunan yang menimpa dua warga Bojonegoro ini menjadi peringatan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin tersembunyi dalam konsumsi makanan liar.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#belalang setan #bahaya #ciri #bojonegoro