BALIEXPRESS.ID-Sebuah bus bernomor polisi DK 7942 GB mengalami kecelakaan tragis di sekitar Batu Town Square pada Rabu malam (8/1).
Bus yang melaju tanpa kendali itu berasal dari Bali dan sedang dalam perjalanan kembali ke Bali.
Baca Juga: Profil Kepala UPTD Samsat Badung, I Ketut Sadar: Sang Inovator yang Ngayah Dengan Tulus
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 19.29 WIB, ketika bus tersebut melaju dari arah Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Batu, dan tiba-tiba menabrak sejumlah penghalang.
Kecelakaan ini menelan korban jiwa sebanyak empat orang, termasuk seorang bayi berusia 20 bulan.
Saksi mata, Nadin, menyatakan bahwa bus tersebut membawa rombongan wisata dari SMK TI Bali Global Badung yang telah berada di Kota Batu selama lima hari.
Bus yang mengangkut total 43 penumpang tersebut diketahui dalam perjalanan pulang ke Bali.
Baca Juga: Curi Uang Restoran di Kerobokan, Pria Ini Diamankan di Jembrana
Daftar Korban Kecelakaan:
Korban yang meninggal dunia:
- Bayi S, 20 bulan - Jember
- Anis - Jember
- X - Identitas belum diketahui
- Agus - Batu
Selain empat korban meninggal dunia, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Berikut adalah daftar korban yang dirawat di dua rumah sakit setempat:
Korban di Rumah Sakit Hasta Brata (RSHB):
- Mustofa Ahman, 20 tahun - Temas
- Muhammad Syafiudin, 30 tahun - Jember
- Sugiarti, 60 tahun - Dinoyo
- Moch Bayu, 39 tahun - Lowokwaru
- Prasasti Nur, 23 tahun - Malang
- Tino Trisula, 32 tahun - Batu
- Bambang Eko, 50 tahun - Batu
- Rasminanto, 72 tahun - Batu
- Beril, 1 tahun - Batu
Korban di Rumah Sakit Karsa Husada (RSKH):
Baca Juga: Jalan Rusak Berat di Bangli Capai 19,3 Persen, Masyarakat Diminta Peduli Jaga Infrastruktur
- Bayi S, 20 bulan - Jember (meninggal dunia)
Penyelidikan dan Proses Evakuasi
Petugas kepolisian setempat langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan ini.
Sementara itu, tim medis dari Rumah Sakit Hasta Brata dan Rumah Sakit Karsa Husada terus memberikan perawatan intensif kepada para korban yang luka-luka.
Editor : Wiwin Meliana