Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral Pedagang Telur Gulung Getok Harga saat Diborong Wali Kota Solo, Teguh Prakosa Buka Suara

Wiwin Meliana • Rabu, 29 Januari 2025 | 17:43 WIB

Penjual telur gulung diborong dagangannya oleh Wali Kota Solo
Penjual telur gulung diborong dagangannya oleh Wali Kota Solo

BALIEXPRESS.ID – Insiden viral yang melibatkan pedagang telur gulung dan Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, terus menjadi sorotan publik.

Kejadian ini terjadi saat perayaan Karnaval Budaya Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede, Solo, pada Minggu (26/1/2025).

Baca Juga: Perempuan Meninggal Usai Diduga Disekap Suami Selama Setahun, Keluarga Ungkap Fakta Mengejutkan

Saat itu, Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, yang berada di atas panggung, memutuskan untuk memborong dagangan pedagang telur gulung yang ada di bawah panggung, untuk kemudian dibagikan kepada warga yang menyaksikan acara.

Namun, saat pembayaran dilakukan, pedagang telur gulung itu mematok harga sebesar Rp 800 ribu untuk dagangan yang dijual dalam beberapa cup di satu nampan.

Tindakan pedagang ini membuat banyak orang yang hadir terkejut, menganggap bahwa pedagang tersebut telah "ngepruk" harga, atau menaikkan harga secara tidak wajar.

Baca Juga: Niluh Djelantik Soroti Etika Anak SMP di Bali yang Sibuk Main HP Saat Ditegur Polisi

 Video kejadian ini pun dengan cepat viral di media sosial, menyedot perhatian netizen.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo Teguh Prakosa akhirnya angkat bicara. Dalam wawancara pada Selasa (28/1/2025), Teguh mengungkapkan bahwa ia tidak mempermasalahkan harga yang dipatok oleh pedagang tersebut.

"Nggak apa-apa dikasih saja. Habis mau bagaimana. Mau diapain," ujar Teguh, yang menambahkan bahwa tujuannya hanya ingin melarisi para pedagang yang ada di acara Grebeg Sudiro tersebut.

Teguh pun tak banyak berkomentar mengenai anggapan bahwa pedagang itu ngepruk harga.

Baca Juga: Pelajar SMP di Bali Ditegur Polisi Karena Tak Pakai Helm, Malah Asik Main HP, Etika Jadi Sorotan

"Benar apa tidak, ya dikembalikan pada mereka saja. Kita inginnya hanya melarisi saja," tambahnya.

Sebelumnya, video yang diunggah oleh akun Instagram @mlampahsolo memperlihatkan pedagang yang menawarkan dagangannya kepada Wali Kota Solo Teguh Prakosa dengan meminta agar seluruh dagangannya diborong.

"Ndan, diborong ya, ndan," ujar pedagang tersebut.

Setelah setuju untuk memborong, Teguh membayar dagangan pedagang telur gulung yang kemudian dibagikan kepada warga.

Namun, saat pembayaran dilakukan, pedagang tersebut menyebutkan harga Rp 800 ribu untuk semua dagangannya, yang langsung mengejutkan para penonton, termasuk para MC acara yang sedang memandu jalannya karnaval.

Baca Juga: Jalan Berlubang di Candikusuma Jembrana Kembali Sebabkan Kecelakaan, Dua Motor Bertabrakan

Insiden ini memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat, di mana sebagian menganggap tindakan pedagang tersebut tidak wajar, sementara yang lain memahami niat Wali Kota Solo yang ingin membantu para pedagang di acara tersebut.

 

Editor : Wiwin Meliana
#telur gulung #Wali Kota Solo #getok harga