BALIEXPRESS.ID-Fakta dibalik video pengakuan seorang pria ngaku ditahan usai menabrak bebek minta diganti rugi kambing sudah terungkap.
Ternyata video tersebut hanyalah sebuah konten.
Baca Juga: DPRD Bangli Siap Pangkas 50 Persen Anggaran Perjalanan Dinas, Ini Rinciannya
Mirisnya, video guyonan tersebut dibuat oleh anggota polisi dari Banten, Briptu Nurkholis.
Meski sudah memberikan klarifikasi dan permintaan maaf, namun pihak kepolisian telah melakukan penempatan khusus (Patsus) untuk proses pemeriksaan.
Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polres Banten Kombes Pol Didik Hariyanto menyebutkan bahwa dari pemeriksaan awal, video tersebut dibuat oleh Briptu KH hanya untuk lelucon.
“Karena perbuatan tersebut yang bersangkutan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya,” jelas Kombes Pol Didik dikutip dari unggahan akun @lambe_turah pada Rabu (19/02/2025).
Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Depan Pura Goa Lawah, Dua Pengemudi Luka-Luka, Truk 'Cuing Ped!' Ringsek
Lebih lanjut pihaknya menyebut bahwa saat ini Briptu KH sudah dipatsus dalam rangka pemeriksaan.
Sebelumnya, video seorang pria yang mengaku masuk penjara karena menabrak bebek dan diminta ganti rugi kambing sempat viral di media sosial, memicu berbagai komentar dan spekulasi dari warganet.
Dalam video tersebut, pria yang sedang berada di dalam ruang tahanan menceritakan alasan ia ditahan kepada anggota polisi yang menanyainya.
Pria itu menjelaskan bahwa ia menabrak bebek, dan pemilik bebek tersebut meminta ganti rugi berupa kambing.
"Nabrak bebek orangnya minta ganti rugi kambing ya saya gak mau," ungkap pria tersebut.
Karena tidak bisa membayar ganti rugi yang diminta, pria itu akhirnya dilaporkan dan ditahan oleh pihak kepolisian.
Ia juga mengungkapkan bahwa kecelakaan itu terjadi karena dirinya mengemudi dalam keadaan mengantuk.
Video tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @folkshitt, dan membuat banyak netizen terkejut dengan kasus yang terdengar tidak biasa ini.
Namun, terungkap bahwa video tersebut sebenarnya merupakan sebuah konten yang dibuat oleh anggota polisi dari Banten, Briptu Nurkholis, yang pada saat itu sedang melakukan pemeriksaan jaringan telekomunikasi di Polsek Cikande, Banten.
Briptu Nurkholis kemudian menyampaikan permohonan maaf melalui akun TikTok @ykzladu.
"Saya Briptu Nurkholis dan bersama rekan saya Angga mohon izin sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri, Bapak Wakapolri, dan Bapak Kapolda Banten tentang tabrak bebek diganti dengan kambing. Video tersebut tidak benar dan merupakan lelucon belaka, bukan fakta melainkan hanya guyuonan saja," ujar Nurkholis.
Editor : Wiwin Meliana