BALIEXPRESS.ID-AKP I Made Juni Artawan, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah aksi menolong korban kecelakaan yang viral di media sosial.
Namun, tindakan yang awalnya dipuji justru berakhir menjadi kontroversi.
Baca Juga: Maling Motor di Denpasar Menangis saat Ditangkap Warga, Rekannya Berhasil Kabur
Berdasarkan unggahan dari akun platform X @randomable pada Minggu, 2 Maret 2025, terlihat jelas Made Juni sedang membantu seorang pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil di kawasan Bundaran Zapin, Pekanbaru, Riau.
Dalam video tersebut, Made Juni terlihat berada di lokasi kejadian dan memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan tersebut.
"Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP I Made Juni Artawan membantu pengendara sepeda motor yang tabrakan dengan mobil di kawasan Bundaran Zapin," tulis caption unggahan itu.
Namun, unggahan tersebut justru memicu kecaman dari sejumlah pihak, terutama pengguna media sosial yang diduga merupakan korban kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Jadwal Vaksinasi Rabies di Tabanan Belum Ada, Distan Masih Fokus Tangani PMK
Akun @supayam mengungkapkan bahwa dirinya merasa tidak mendapat pertolongan yang memadai dari aparat kepolisian yang seharusnya bertanggung jawab.
Dalam penjelasannya, korban mengaku telah meminta bantuan ke pos polisi namun justru disuruh untuk membawa pengendara mobil ke kantor polisi.
"Sementara itu, pengendara mobil tidak mau, dan polisi pun tidak ada yang mau membantu," tulisnya.
Kekesalan korban semakin memuncak, karena ia merasa tidak mendapatkan perhatian yang layak meskipun sudah menjadi korban kecelakaan.
Tidak hanya itu, korban juga menceritakan bahwa ia sempat terlibat cekcok dengan pengemudi mobil selama hampir satu jam setelah kecelakaan terjadi.
Baca Juga: Pikap Ringsek Ditabrak Truk Usai Hindari Lubang Jalan, Polisi Ungkap Kondisi Sopir
Meskipun Kasat Lantas Polresta Pekanbaru sempat membantu di lokasi kejadian, korban merasa tidak ada solusi yang diberikan setelah Made Juni meninggalkan lokasi kecelakaan.
“Polisinya pergi begitu saja, saya masih berdebat dengan pemilik mobil. Saya tidak mendapatkan ganti rugi sepeser pun,” jelas korban melalui akun Twitter-nya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan klarifikasi atau pernyataan lebih lanjut mengenai insiden ini.
Kasus ini memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana polisi menangani insiden kecelakaan di lapangan dan seberapa jauh tanggung jawab mereka dalam memastikan keselamatan serta memberikan pertolongan yang memadai kepada korban.
Editor : Wiwin Meliana