BALIEXPRESS.ID - Jakarta kembali diguncang aksi teror yang mengarah ke kebebasan pers! Kantor Tempo kembali menjadi sasaran intimidasi.
Pada Sabtu (22/3), mereka menerima kiriman mengerikan—enam ekor bangkai tikus dalam kondisi tanpa kepala.
Teror ini terjadi hanya berselang dua hari setelah Tempo dikirimi kepala babi tanpa telinga pada Kamis (20/3).
Paket berbau ancaman ini dikirim oleh orang tak dikenal, memicu kekhawatiran besar terkait keselamatan jurnalis dan kebebasan pers di Indonesia.
Baca Juga: FAKTA MENGEJUTKAN! OPM Bakar Hidup-Hidup 6 Guru dan Tenaga Kesehatan hingga Tewas di Yahukimo, Papua
Paket Misterius Berbungkus Kado Mawar Merah
Kronologi penemuan bangkai tikus ini bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika seorang petugas kebersihan Tempo menemukan kotak kardus misterius di halaman kantor.
Kotak tersebut dibungkus dengan kertas kado bermotif bunga mawar merah, awalnya dikira berisi mie instan.
Namun, saat dibuka, isinya justru sangat mengerikan—bangkai tikus tanpa kepala!
Terkejut dengan temuannya, petugas kebersihan segera memanggil tim keamanan Tempo.
Setelah dibuka bersama, mereka menemukan enam ekor bangkai tikus dalam kondisi mengenaskan.
Baca Juga: Tanggapan PSSI Hadapi Tagar Patrick Kluivert Out yang Trending di Media Sosial
Ancaman di Media Sosial: "Sampai Mampus Kantor Kalian"
Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, mengonfirmasi bahwa kiriman bangkai tikus ini merupakan bagian dari teror yang semakin intens terhadap media tersebut.
Bahkan sebelum paket itu tiba, redaksi Tempo telah menerima pesan ancaman melalui Instagram dari akun @derrynoah pada 21 Maret 2025.
"Kami terus dikirimi ancaman, bahkan ada pesan langsung yang berbunyi ‘sampai mampus kantor kalian’," ungkap Setri.
Ia menegaskan bahwa pengiriman kepala babi dan bangkai tikus ini adalah serangan terhadap kebebasan pers dan kerja jurnalistik.
Namun, Tempo tidak akan gentar menghadapi ancaman semacam ini.
"Pengirimnya jelas ingin meneror dan menakuti jurnalis. Jika tujuannya untuk membungkam kami, itu tidak akan berhasil! Stop tindakan pengecut ini," tegasnya.
Baca Juga: Senyum Patrick Kluivert Saat Timnas Indonesia Dibantai 5-1 oleh Australia Bikin Netizen Geram
Polisi Turun Tangan, Teror Dilemparkan Dini Hari
Menindaklanjuti insiden ini, Setri Yasra telah melaporkan teror tersebut ke Mabes Polri pada Jumat (21/3).
Ia menyerahkan barang bukti berupa kepala babi serta rekaman CCTV kantor Tempo kepada pihak kepolisian.
Kini, Mabes Polri telah membentuk tim khusus untuk mengusut teror tersebut.
Sekitar 20 polisi telah mendatangi kantor Tempo untuk mengumpulkan bukti dan mendokumentasikan bangkai tikus yang ditemukan.
Dari hasil investigasi awal, bungkusan berisi bangkai tikus itu dilemparkan oleh orang tak dikenal pada pukul 02.11 WIB.
Pelaku melempar paket tersebut dari luar pagar kantor Tempo yang berada di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan.
Bungkusan itu bahkan sempat mengenai sebuah mobil yang terparkir sebelum akhirnya jatuh ke aspal.
Petugas keamanan menemukan jejak baret di mobil yang terkena lemparan tersebut.
Baca Juga: Debut Patrick Kluivert Berantakan! Timnas Dibantai 5-1, Marselino Ferdinan Kecewa dan Netizen Murka
Siapa Dalang di Balik Teror Ini?
Dengan serangkaian ancaman yang semakin brutal, pertanyaan besar kini muncul: siapa di balik aksi teror ini? Apa motif sebenarnya di balik upaya intimidasi terhadap Tempo?
Pihak kepolisian kini bergerak cepat untuk mengungkap dalang di balik aksi ini. Namun, satu hal yang pasti: kebebasan pers tidak boleh dikalahkan oleh teror! ***
Editor : I Putu Suyatra