Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terbakar Cemburu, Pria Tega Habisi Kekasih di Ladang Tebu, Kini Mengaku Dihantui Tiap Malam

I Gusti Ayu Agung Era Kuswari • Rabu, 16 April 2025 | 19:27 WIB

Paring, Pria Surabaya Bunuh Kekasih di Ladang Tebu
Paring, Pria Surabaya Bunuh Kekasih di Ladang Tebu

BALIEXPRESS.ID-Kisah memilukan mengemuka dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Senin (14/4).

Paring M. Nuari (32), pria asal Sukolilo, Surabaya, mengaku membunuh kekasihnya, Adik Ayu Sebtiar (17), lantaran terbakar api cemburu.

Baca Juga: Menjalin Sinergi Global: Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Kunjungi MIND ID di Indonesia

 Peristiwa ini diungkap Radar Malang dalam laporan terbarunya.

Duduk tertunduk di kursi pesakitan, Paring mengaku sakit hati setelah menemukan foto sang kekasih dalam kondisi setengah telanjang bersama pria lain.

Emosi pria berusia kepala tiga itu semakin meledak ketika mendapati ada nama kontak “sayang” di ponsel milik korban.

Tak hanya mengungkap motif pembunuhan, Paring juga mengaku dihantui arwah korban.

Baca Juga: PARAH! Warga Jarah Truk Bermuatan Udang Terguling, Ada yang Bawa Karung

“Dia ikut saya di ruang sidang. Tepat di belakang kursi hakim,” ujar Paring lirih, tanpa sekalipun menatap majelis hakim.

 “Setiap malam dia datang dalam mimpi. Selalu menanyakan, ‘Kenapa kamu membunuh saya?’”

Kejadian tragis itu terjadi pada 15 Desember 2024. Saat itu, Paring menjemput Ayu di Terminal Arjosari, Kota Malang.

Ia lalu mengajak korban ke sebuah ladang tebu di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen.

 “Saya sengaja membawa ke sana agar bisa bersetubuh dengan dia,” ungkapnya.

Baca Juga: Atraksi Ekstrem di Renon, Pria Pamer Tahan Sajam Bikin Heboh

Namun, niat itu berujung petaka. Di ladang sunyi itulah nyawa Ayu melayang, mengakhiri hubungan yang semula disebut sebagai kisah cinta.

Laporan ini pertama kali dimuat oleh Radar Malang dan menyita perhatian publik, terutama karena pengakuan supranatural sang pelaku yang mengaku terus diteror oleh arwah korban.

 

Editor : Wiwin Meliana
#dihantui #kekasih #habisi #Cemburu