Delay 8 Jam di Bandara Soetta, Penumpang Lion Air Mengamuk: "Mana Manajernya?!"
I Putu Suyatra• Senin, 21 April 2025 | 13:17 WIB
Penumpang Lion Air di BAndara Soekarno-Hatta Tangerang meminta penjelasan soal keterlambatan yang dialami hingga berjam-jam, Minggu (20/4/2025). (Istimewa)
BALIEXPRESS.ID – Kekacauan terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (20/4), saat ratusan penumpang Lion Air meluapkan kekecewaan akibat keterlambatan penerbangan yang mencapai 8 jam tanpa kejelasan.
Penumpang mengaku telah menunggu sejak pukul 08.00 pagi hingga 16.00 sore, namun tidak ada kepastian kapan mereka akan terbang.
Situasi memanas setelah para penumpang mengetahui bahwa penyebab delay diduga karena tidak adanya pesawat sama sekali.
Kondisi ini membuat banyak penumpang merasa frustasi dan akhirnya mengepung bagian informasi terminal bandara sambil menuntut kehadiran manajemen Lion Air.
“Gini mas, manajernya suruh ke sini aja!” kata salah satu penumpang dalam sebuah video yang diterima JawaPos.com.
Dalam video tersebut, tampak jelas kerumunan penumpang yang mendesak penjelasan langsung dari pihak maskapai.
Pihak maskapai sempat memberikan kompensasi berupa air mineral dan snack, namun tidak cukup meredakan kemarahan penumpang.
Dua rute penerbangan yang dilaporkan mengalami keterlambatan parah adalah Jakarta–Lampung dan Jakarta–Balikpapan.
“Delay gila-gilaan! Dari jam 8 pagi sampai sore belum juga berangkat. Katanya gak ada pesawat,” tulis salah satu penumpang dalam keterangan videonya.
Tak hanya menumpuknya penumpang di ruang tunggu, suasana makin memprihatinkan karena terdapat anak-anak kecil dan seorang kakek yang baru saja menjalani pengobatan ikut menjadi korban dari kekacauan ini.
“Kasihan ada kakek-kakek habis berobat. Anak kecil ada tiga, nunggu dari pagi tapi pesawat belum juga datang,” keluh penumpang lain yang terekam dalam video.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak JawaPos.com telah mencoba menghubungi Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, sejak pukul 16.49 WIB.
Namun, belum ada tanggapan resmi dari pihak maskapai terkait insiden keterlambatan ini. ***