BALIEXPRESS.ID— Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Cirebon Raya, Heru Subagia, meluapkan kekecewaannya terhadap sikap Ganjar Pranowo yang memilih bungkam di tengah polemik keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Heru, Ganjar yang merupakan sesama alumni UGM dan mantan Ketua Umum Kagama selama dua periode, seharusnya lebih peduli dan mengambil sikap yang jelas.
Baca Juga: Festival Layangan Bali IV digelar Juli, 130 Peserta Sudah Mendaftar
“Pak Ganjar tidak merespon secara positif kita selaku anggota Kagama. Menurut saya, secara pribadi, silakan pak Ganjar tidak berkomentar, tapi komentarnya harusnya memberikan solusi. Masyarakat saat ini membutuhkan hal yang bersifat urgen,” ujar Heru kepada fajar.co.id, Sabtu (26/4/2025).
Heru menilai, ketidakjelasan sikap Ganjar menjadi kekecewaan tersendiri bagi para alumni yang menginginkan transparansi dari sesama lulusan UGM.
"Yang kita inginkan, sebagai alumni, harus peduli, memberikan dukungan, dan bertanggung jawab penuh terhadap yang berkaitan dengan UGM dan alumninya," tegasnya.
Baca Juga: Dilaporkan dengan Pasal Penghasutan Soal Ijazah Jokowi, Roy Suryo; Kita Senyumin Aja
Ia menambahkan, alumni semestinya mendorong penyelesaian polemik ini secara produktif, bukan membiarkannya berlarut-larut.
"Gerakan Kagama Cirebon bukan berlandaskan halusinasi, tetapi fakta yang membutuhkan klarifikasi," ujarnya.
Heru juga menyoroti bahwa respons yang muncul belakangan justru memperkeruh suasana, menyebabkan distorsi dan tekanan negatif terhadap UGM dan para alumninya.
"Distorsi ini harus dihentikan. Sebagai alumni, kita punya tanggung jawab moral untuk meluruskan," imbuhnya.
Tak hanya itu, Heru mengkritik pernyataan Rektorat UGM yang dinilai belum sepenuhnya menjawab keraguan publik.
Baca Juga: Oknum Driver di Bali yang Viral Minta Naik Ongkos ke Bule Akhirnya Minta Maaf, Begini Klarifikasinya
Ia mengungkapkan, dalam pertemuan yang dihadiri pihak UGM bersama Tim Pencari Usut Akademik (TPUA) dan aktivis pada 15 April 2025 lalu, proses administrasi terkait ijazah Jokowi dinilai masih menyisakan banyak pertanyaan.
"Prosedur administrasi dan negosiasi yang dilakukan saat itu jelas cacat. Ini yang kami ingin luruskan, bukan memperkeruh, tapi mencari kejelasan," pungkas Heru.
Sikap diam Ganjar Pranowo dalam isu ini menjadi sorotan tajam, mengingat perannya yang cukup besar sebagai tokoh Kagama di masa lalu, serta posisinya sebagai figur publik nasional.
Editor : Wiwin Meliana