Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ini Alasan Jokowi Laporkan Penyebar Tuduhan Ijazah Palsu, Siap Ijazahnya Diperiksa Digital Forensik

Wiwin Meliana • Jumat, 2 Mei 2025 | 16:05 WIB

Jokowi Laporkan Penyebar Tuduhan Ijazah Palsu
Jokowi Laporkan Penyebar Tuduhan Ijazah Palsu

BALIEXPRESS.ID-Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya mengambil langkah tegas menanggapi tudingan ijazah palsu yang terus diarahkan kepadanya.

Tidak hanya melaporkan sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya, Jokowi juga menyatakan kesiapannya jika ijazah miliknya perlu diperiksa menggunakan metode digital forensik.

Baca Juga: TEGAS! Ambil Langkah Hukum, Jokowi Laporkan Penyebar Tuduhan Ijazah Palsu ke Polda Metro Jaya

“Kalau diperlukan, ya silakan (digital forensik). Yang jelas, sudah kita bawa ke ranah hukum,” ujar Jokowi di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Rabu (30/4/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi usai menjalani pemeriksaan sebagai pelapor atas kasus dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan isu ijazah palsu.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama lebih dari satu jam, Jokowi mengaku menjawab sekitar 30 hingga 35 pertanyaan dari penyidik.

Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Hadiri Rakor Program Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Tahun 2025

“Ditanya banyak, sekitar 30-35 pertanyaan,” ungkap Jokowi, yang juga ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Meski menganggap isu ini bukanlah hal yang substansial, Jokowi menilai penting untuk membawa persoalan tersebut ke jalur hukum guna memastikan kebenaran dan kejelasan bagi publik.

“Sebetulnya ini masalah ringan. Urusan tuduhan ijazah palsu. Tetapi perlu dibawa ke ranah hukum, agar semua jelas dan gamblang ya,” jelasnya.

Baca Juga: Ketua Karang Taruna Gianyar Peringatkan Ancaman Sosial terhadap Buruh Lokal

Jokowi juga menerangkan alasan di balik keterlambatannya mengambil tindakan hukum.

Ia mengaku sebelumnya memilih diam karena masih menjabat sebagai kepala negara dan berharap isu ini mereda dengan sendirinya.

“Kan dulu masih menjabat, saya pikir sudah selesai. Ternyata masih berlarut-larut,” katanya.

Dengan langkah hukum ini, Jokowi berharap tidak hanya nama baiknya yang dipulihkan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi negara tetap terjaga.

 

Editor : Wiwin Meliana
#Laporkan #jokowi #digital forensik #ijazah palsu