Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Isu Pemakzulan Gibran oleh Forum Purnawirawan TNI makin Panas, Prabowo Mulai Bergerak: Begini Langkahnya

Putu Mita Damayanti • Selasa, 6 Mei 2025 | 21:31 WIB
DICOPOT: Gibran Rakabuming Raka digoyang Forum Purnawirawan TNI, minta dicopot sebagai wakil presiden.
DICOPOT: Gibran Rakabuming Raka digoyang Forum Purnawirawan TNI, minta dicopot sebagai wakil presiden.

BALIEXPRESS.ID — Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara dan mulai bergerak di tengah riuhnya desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Isu panas ini mencuat setelah sekelompok purnawirawan TNI menggulirkan tuntutan pencopotan Gibran yang dinilai kontroversial.

Langkah Prabowo ini diungkap langsung oleh Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertanahan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, pada Senin (5/5) di Istana Negara, Jakarta. 

Dudung mengatakan bahwa Prabowo tidak menunjukkan penolakan terhadap aspirasi yang disuarakan para purnawirawan.

“Pak Prabowo itu orangnya bijak. Beliau mau dengar langsung suara dari teman-teman purnawirawan. Jadi, nggak ada masalah dengan usulan itu,” ujar Dudung.

Pernyataan ini langsung membuat publik bertanya-tanya: apakah Prabowo akan merestui pemakzulan Gibran?

Dudung menambahkan bahwa Prabowo bahkan berencana untuk bertemu langsung dengan forum purnawirawan TNI yang mendorong pencopotan Gibran dari kursi wakil presiden. 

Pertemuan itu disebut akan menjadi momen penting dalam menentukan arah sikap politik ke depan.

Namun sayangnya, hingga kini belum ada jadwal resmi terkait kapan pertemuan tersebut akan digelar. 

Meski begitu, Dudung memastikan bahwa komunikasi intens terus dilakukan agar forum ini bisa segera terjadi.

“Presiden ingin mendengar langsung. Jangan sampai isu makin liar. Beliau ingin duduk bareng, bicarakan secara terbuka,” kata Dudung.

Ia menyebut, komunikasi antara Prabowo dan kalangan purnawirawan selama ini cukup baik dan terbuka.

Desakan dari forum purnawirawan ini diduga kuat berkaitan dengan proses politik yang dianggap tidak adil dalam Pilpres lalu. 

Nama Gibran memang jadi sorotan sejak putusan Mahkamah Konstitusi yang memberi jalan dirinya maju sebagai cawapres.

Seiring waktu, suara-suara kritis dari kalangan purnawirawan makin kencang.

Mereka menilai Gibran tak memiliki legitimasi moral dan konstitusional, sehingga meminta langkah konkret diambil oleh Prabowo sebagai pemimpin tertinggi.

Apakah ini sinyal awal retaknya duet Prabowo-Gibran? Atau justru strategi politik yang sedang disiapkan Prabowo?

Yang jelas, publik kini menanti gerak lanjut Prabowo dalam menghadapi tekanan dari para senior TNI yang punya pengaruh besar di balik layar.

Inilah momen krusial: apakah Prabowo akan berdiri bersama Gibran, atau justru mendengar desakan mereka yang dulu pernah satu medan dengannya di militer? (*)

Editor : Nyoman Suarna
#copot #wapres #tni #Prabowo #gibran #Purnawirawan