Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sutiyoso Kecam Hercules, Suruh Minta Maaf Kepada Gatot Nurmantyo

Nyoman Suarna • Rabu, 7 Mei 2025 | 21:54 WIB
Sutiyoso dan Hercules
Sutiyoso dan Hercules

BALIEXPRESS.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus tokoh militer senior, Sutiyoso, akhirnya menerima permintaan maaf dari Hercules Rozario Marshal atas ucapan kontroversialnya.

Namun, Sutiyoso mengecam sikap Hercules yang hingga kini belum menyampaikan permintaan maaf kepada Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang turut tersinggung dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, terjadi ketegangan antara Hercules dan Sutiyoso, yang dipicu oleh saling sindir.

Dalam sebuah pernyataan, Hercules menyebut Sutiyoso sebagai "mulut bau tanah", yang kemudian memicu reaksi keras dari Gatot Nurmantyo.

Menanggapi situasi tersebut, Hercules menyadari kesalahan ucapnya dan akhirnya meminta maaf secara terbuka.

"Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada Pak Sutiyoso. Beliau adalah mantan Komandan Khusus Baret Merah, saya sangat hormat dan kagum. Atas kesalahan saya, saya benar-benar mohon maaf," ujar Hercules dalam sebuah video yang beredar, Jumat (2/5/2025).

Permintaan maaf tersebut disambut dengan lapang dada oleh Sutiyoso.

"Saya terima permintaan maafnya, karena saya ini orang tua dan sudah lama mengabdi di pemerintahan, baik sipil maupun militer. Tapi seharusnya dia juga minta maaf kepada Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo," ujar Sutiyoso, Senin (5/5/2025).

Namun hingga kini, Hercules belum menyampaikan permintaan maaf kepada Gatot. Sebaliknya, ia merasa kecewa karena dinilai sebagai pelaku premanisme oleh Gatot Nurmantyo.

"Saya tidak terima disebut preman dan kurang ajar. Saya sudah berusaha memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Ucapan itu menyakitkan," kata Hercules.

Sementara itu, Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, menilai positif permintaan maaf yang telah disampaikan Hercules kepada Sutiyoso.

"Yang penting sekarang adalah bagaimana ke depan kita tidak saling bermusuhan," ujar Dudung, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Senin malam.

Ia juga menegaskan bahwa semua pihak memiliki kontribusi dalam membangun bangsa, tanpa perlu saling merendahkan.

"Setiap orang punya porsinya masing-masing. Dalam hal membangun bangsa, semua warga negara Indonesia punya jasa," tambahnya.

Saat ini, Hercules kembali menjadi sorotan publik setelah ikut mengawal kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi.

Ia juga ramai diperbincangkan di media sosial usai menolak kebijakan Dedi Mulyadi terkait penertiban ormas di Jawa Barat. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#hercules #gatot nurmantyo #minta maaf #sutiyoso