BALIEXPRESS.ID-Nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Bukan karena kebijakan kontroversial terbarunya, melainkan karena disindir dalam penampilan stand up comedy oleh seorang komika asal Malang.
Baca Juga: Jaga Kualitas Aset Tetap Sehat, Ini Strategi Manajemen Risiko BRI di Tengah Dinamika Ekonomi Global
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @feedgramindo, komika bernama Fito Ditapraja melontarkan kritik bernada satir terhadap gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi.
Aksi panggung Fito dilakukan di Bandung dan langsung mendapat reaksi riuh dari penonton.
“Perkenalkan saya Fito Ditapraja dari Malang, Jawa Timur, senang sekali bisa tampil di Bandung, karena ini ibukota Jawa Barat, saya tuh iri banget sama kalian, iri sekali karena Jawa Barat satu-satunya provinsi yang dipimpin oleh YouTuber aktif,” ujarnya yang langsung disambut tawa para penonton, dikutip Rabu, 14 Mei 2025.
Fito kemudian melanjutkan roasting-nya dengan menyindir gaya berbusana sang gubernur.
“Memang dari outfit sih panutannya Atta Halilintar ya,” katanya sambil menunjuk gaya penutup kepala yang biasa dikenakan Dedi Mulyadi.
“Putih-putih gitu, kayak pemilik KFC,” sambungnya sambil tertawa.
Baca Juga: Di Tengah Isu Ijazah Palsu, Jokowi Unggah Video Kunjungi Dosen Pembimbing UGM
Tak berhenti di situ, Fito menambahkan bahwa gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi terasa familiar.
“Saya ngikutin aktivitasnya, itu kek seru banget gitu, terjun langsung ke lapangan, turun ke sungai, ketemu masyarakat. Tapi semakin lama saya menonton, kok semakin familiar. Sampai akhirnya saya mencapai kesimpulan, bahwa Jawa Barat sedang dipimpin oleh Mulyono Sunda, Mulyana Mulyana.” Tambahnya.
Pernyataan tersebut memicu gelombang reaksi dari netizen, lebih dari 14 ribu komentar memenuhi unggahan tersebut.
Sebagian besar mempertanyakan motif di balik materi roasting itu, bahkan ada yang menilai Fito telah menghina kepala daerah.
Sejumlah pengguna media sosial membela Dedi Mulyadi dan menganggap candaan tersebut kelewat batas.
“Wajar, dia bukan orang Jabar, gak ngerasain efek KDM, banyak hal positif di Jabar saat KDM jadi pemimpin, dia roasting begitu anggap ajah tong kosong,” tulis akun @ka_prastya.
“Penghinaan terhadap pemerintah harus ditindak secara hukum,” tulis akun @arsip_bangsa.id.
Baca Juga: Sebagai Legalitas, Desa Adat Alas Pujung Taro Daftarkan Pura ke Kementerian Agama
“@standupindonesia @raditya_dika kira-kira anggotanya masih dibina gak? Jadilah komika yang smart yang tidak menyinggung siapapun... Udah kehabisan materi kah?” komentar akun @andi_eko_pratama.
Namun, tak sedikit pula yang membela Fito dan menyayangkan respons berlebihan dari sebagian netizen.
“Para pemujanya mulai panas Fomo, fanatik + pikun, lupa sama jejak Mulyono 2019 kebawah, dia juga sama aja merakyat, BLUSUKAN, turun ke pasar, bantu warga bawah dll.” Tulis akun @iqbaal_nur_fadilah
“Kok malah banyak yang tersinggung yah?? Emang nggak pada paham kalo itu Roasting??? Atau jangan-jangan memang fakta dan kenyataannya emang begitu???” tulis akun @elrumichairoel.
“Orang Indonesia gampang banget tersinggung heran, padahal cuman jokes...” komentar @dikiafrizal002.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dedi Mulyadi maupu Fito Ditapraja terkait viralnya video tersebut.
Editor : Wiwin Meliana