BALIEXPRESS.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengunjungi lokasi ledakan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/5/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung lokasi kejadian dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Baca Juga: Klaim BPJS Diperketat, Pasien DBD Tak Bisa Langsung Dirawat di Rumah Sakit
"Kita sudah sampai di Garut untuk nengok keluarga korban, sekaligus kita ada rasa simpati yang diberikan oleh Pemprov Jawa Barat," kata Dedi melalui unggahan di akun media sosialnya.
Selain mengunjungi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Gubernur juga mendatangi Rumah Sakit Pameungpeuk.
Di rumah sakit tersebut, Dedi menuju kamar jenazah untuk melihat para korban ledakan amunisi kedaluwarsa yang telah merenggut nyawa beberapa orang.
Dalam video yang diunggah oleh akun @pojoksatuid, Dedi menyampaikan harapan agar peristiwa tragis ini menjadi yang terakhir kali terjadi. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di luar prediksi.
Baca Juga: Polsek Kintamani Tangkap Pencuri Celengan, Jejak Kaki Jadi Petunjuk Awal
"Semua orang harus waspada terhadap segala hal dan berbagai kemungkinan yang akan terjadi dan kadang di luar prediksi kita," ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan berharap mereka diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
"Semoga yang meninggalkan kita semua mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT," ucap Dedi.
Dalam kunjungan yang penuh haru tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan komitmennya untuk memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban, termasuk jaminan pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan.
Baca Juga: Langgar Aturan Lalu Lintas, Polres Badung Tilang Mobil Bule Mabuk yang Naik ke Kap Saat Melaju
Didampingi oleh jajaran pemerintah daerah, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa setiap keluarga korban akan menerima bantuan tunai sebesar Rp50 juta sebagai bentuk kepedulian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Editor : Wiwin Meliana