BREAKING NEWS: Kontak Senjata Maut di Yahukimo! Anggota OPM Pimpinan Egianus Kogoya Tewas dalam Baku Tembak dengan TNI
I Putu Suyatra• Selasa, 20 Mei 2025 | 13:17 WIB
Ilustrasi kontak senjata dengan OPM Papua. (Istimewa)
BALIEXPRESS.ID - Suasana mencekam kembali menyelimuti Papua Pegunungan. Kontak tembak sengit antara personel TNI dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali pecah pada Minggu (18/5) di kawasan Sungai Yetni, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo.
Kabar terbaru yang disampaikan langsung oleh Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Candra Kurniawan pada Senin (19/5), mengabarkan bahwa seorang anggota OPM berhasil dilumpuhkan dan dinyatakan tewas dalam insiden berdarah tersebut.
Menurut Kolonel Candra, penghadangan terjadi secara tiba-tiba saat personel TNI dari Satgas 641/BRU tengah bergerak dari arah Wamena menuju Kurima sekitar pukul 17.00 WIT.
Diduga kuat, gerombolan OPM telah mengintai pergerakan aparat keamanan hingga akhirnya terjadilah baku tembak yang tak terhindarkan di sekitar Sungai Yetni yang dikenal memiliki medan yang cukup menantang.
"Saat personel TNI dari Satgas 641/BRU dari arah Wamena menuju Kurima secara tiba-tiba dihadang gerombolan OPM di sekitar sungai Yetni sekitar pukul 17.00 WIT," ungkap Kolonel Candra dengan nada tegas.
Lantas, siapa gerangan anggota OPM yang tewas dalam kontak senjata ini?
Usai kejadian, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Hasil identifikasi yang dilakukan oleh petugas kesehatan di rumah sakit mengungkap fakta mengejutkan.
"Dari hasil identifikasi, diperoleh keterangan bahwa jenazah tersebut atas nama Esa Giban yang merupakan anggota kelompok pimpinan Egianus Kogoya," imbuh Kolonel Candra, menyebutkan nama tokoh OPM yang selama ini menjadi perhatian aparat keamanan.
Pasca kontak tembak yang merenggut nyawa satu anggota OPM tersebut, bagaimana situasi keamanan terkini di Yahukimo?
Kolonel Candra memastikan bahwa situasi di wilayah tersebut saat ini sudah kembali kondusif.
Namun demikian, TNI tidak akan lengah. Pihaknya menyatakan tetap dalam kondisi siaga tinggi guna mengantisipasi kemungkinan adanya serangan lanjutan dari kelompok Egianus Kogoya maupun kelompok separatis lainnya.
Kabar mengenai tewasnya anggota kelompok Egianus Kogoya ini tentu menjadi pukulan telak bagi OPM dan sekaligus menjadi perhatian serius bagi aparat keamanan.
Langkah-langkah pengamanan akan terus diperketat untuk menjaga stabilitas dan keamanan di Papua Pegunungan. ***