Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polemik Ijazah Jokowi Tak Kunjung Reda, Pakar: Jalur Hukum Terbuka Tapi Harus Ada Bukti

Putu Ayu Aprilia Aryani • Kamis, 22 Mei 2025 | 19:44 WIB

Isu Ijazah Palsu Jokowi Ditanggapi Pakar Hukum
Isu Ijazah Palsu Jokowi Ditanggapi Pakar Hukum

BALIEXPRESS.ID-Polemik terkait ijazah mantan Presiden Joko Widodo kembali menjadi perbincangan hangat di ruang publik.

Meski sebelumnya telah dinyatakan sah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan dikonfirmasi keasliannya oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), isu ini tetap saja menuai keraguan dari sejumlah pihak.

Baca Juga: Disorot Usai Kecelakaan Maut, CCTV Di Perlintasan Magetan Tak Aktif Sejak 2023

Dilansir dari unggahan akun Instagram @jawapos pada Kamis, 22 Mei 2025, pakar hukum Henry Indraguna menyatakan bahwa dalam kasus seperti ini, aspek prosedural dan hukum harus menjadi acuan utama.

Ia menegaskan, jika memang terdapat keraguan, maka jalur hukum dapat ditempuh. Namun, hal tersebut harus disertai dengan bukti yang sah dan kuat.

"Ijazah mantan Presiden Joko Widodo telah melalui proses verifikasi oleh KPU dan instansi terkait, serta dinyatakan sah menurut hukum. Jika ada dugaan pemalsuan, jalur hukum tersedia namun membutuhkan pembuktian yang kuat," ujar Henry dikutip Kamis, 22 Mei 2025.

Berbagai pandangan memenuhi kolom komentar unggahan akun @jawapos.

Tidak sedikit dari mereka yang menyatakan dukungan terhadap Jokowi dan mempertanyakan urgensi mengangkat kembali isu ini mengingat masa jabatan Jokowi telah selesai.

Baca Juga: Viral! Truk TNI AL Disebut Bawa Rokok Ilegal, Ternyata Hanya Salah Paham, Begini Penjelasan Bea Cukai

“Percuma bang. Orang kalau sudah sakit hati mana mau tahu hukumnya bagaimana,” tulis akun @rullypurba7.

“Ndak selesai-selesai... mbulet ae... Apa sih urgensinya ijazahnya asli atau palsu? Udah lewat juga,” tulis akun @hermadilistiawan.

“Ya gitulah orang yg punyak rasa sakit hati dan kebencian segala cara dilakukan semangat Pak joko wi.” tulis akun @joko_yulisetiadi.

Sementara itu, komentar dari warganet yang menyangsikan kejelasan dokumen tersebut juga tidak kalah banyak.

“Gimana mau dibuktiin...wong ijazahnya saja disembunyiin...kasih ke sipenuduh..tlng dibuktiin palsunya dimana...itu baru lelaki sesungguhnya....gentle...” ketik akun @kaharudinsanggi.

"Mantan presiden yang hobinya bikin teka teki nasional. Sehingga tetap jadi sorotan publik, jadi terkenal melebihi presiden prabowo dan Jauh melambung tinggi." tulis akun @ilham_tawakal12

Baca Juga: Tiga Bulan Tinggal di Dapur Reyot Usai Longsor, Warga Petang Belum Dapat Bantuan

"Jika ijazah jokowi asli, maka jokowi tetap salah karena kegaduhan menyembunyikan barang bukti ijazah miliknya, jika ijazah jokowi palsu berarti jokowi kena pasal berlapis karena selain membuat kegaduhan juga pelaku pemalsuan dll...dan satu2nya yg bener adalah kebeneran itu sendiri bahwa warga negara proaktif mengawasi pejabat dan pemimpinnya untuk kepentingan umum. Harusnya tidak merasa dihina sehina hinanya." ketik akun @hanrysulistio.

Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun masa jabatan Jokowi telah berakhir, dinamika opini publik terhadapnya belum mereda.

Kepercayaan masyarakat terhadap figur publik, termasuk mantan presiden, nyatanya sangat dipengaruhi oleh keterbukaan informasi dan penanganan isu secara transparan.

Editor : Wiwin Meliana
#jokowi #bukti #ijazah palsu #pakar hukum