BALIEXPRESS.ID-Seorang pengemudi ojek online (ojol) mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis setelah dianiaya oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu (31/5) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Baca Juga: TRAGIS! Porsche Tabrak Minibus, 7 Orang Luka Termasuk Balita, Pengemudi Ternyata Wanita Muda
Dalam unggahan akun Instagram @sekitarbandungcom, terlihat ojol yang mengalami luka karena dianiaya oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Peristiwa bermula ketika korban baru saja menyelesaikan pengantaran makanan di wilayah tersebut.
Baca Juga: Lagi, Bule Rusuh di Bali: Adu Jotos di Jalanan Kuta, Bikin Warganet Geram
Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal menghampirinya dan menuduh korban sebagai pelaku pencurian.
“Ceritanya, habis antar makanan. Tiba-tiba ada warga datang, lalu bilang ‘ohh maneh nu maling nya’ sambil nunjuk-nunjuk. Padahal saya baru pertama kali dapat orderan di daerah situ, merasa difitnah. Eh, tiba-tiba orang itu mau merampas HP saya yang buru-buru saya masukkan ke saku,” ujar korban.
Baca Juga: Pemerintah Batal Beri Diskon Tarif Listrik 50 Persen, Begini Alasannya
Korban menjelaskan bahwa pelaku datang seorang diri, namun terlihat ada dua orang lainnya yang berdiri di pinggir jalan dan diduga merupakan rekan pelaku.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka dan langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Nyaris Bentrok, Begini Kronologi Anggota TNI dan Ormas GPK Cekcok di Jalan
Kasus kini sedang ditangani oleh Polsek Cangkuang, Polresta Bandung.
Pihak korban juga meminta agar rekan-rekan sesama pengemudi ojol menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib.
Editor : Wiwin Meliana