BALIEXPRESS.ID-Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik usai video dirinya tengah berolahraga kemudian bersepeda pada pagi hari viral di media sosial.
Dalam video tersebut, sejumlah warganet menilai sikap Dedi saat menyapa warga terkesan dingin dan kurang ramah.
Baca Juga: Tragis! Nyalakan Lilin Saat Tidur, Wanita Derita Stroke Tewas Terbakar, Begini Kronologinya
Menanggapi hal itu, Dedi memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Minggu, 1 Juni 2025.
Ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang mungkin merasa tidak nyaman atas sikapnya.
"Mohon maaf yaa pada siapapun yang sering bertemu dengan saya ada saat pagi saya bersepeda dan mendengarkan musik pada saat bersepeda itu kadang saya seperti keliatan sombong," ujarnya dalam video yang dikutip Selasa, 3 Juni 2025.
Dedi mengakui bahwa waktu pagi hari adalah momen pribadi yang ia gunakan untuk relaksasi dan menjaga kesehatan.
Baca Juga: Nekat Masuk Makkah Tanpa Visa Haji, Warga Madura Meninggal di Gurun karena Dehidrasi
Ia menyebut waktu tersebut penting untuk dirinya agar mampu menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal.
"Jujur aja, saya memang lagi sombong itu demi diri saya sendiri agar diri saya bisa berelaksasi, menikmati jam dimana jam itu untuk diri saya sendiri. Itu dari jam 5 sampai 8 pagi, kalo Minggu mungkin sampai jam 10," imbuhnya.
Dalam penjelasannya, Dedi menegaskan bahwa di luar jam tersebut, dirinya sepenuhnya mendedikasikan waktu untuk melayani masyarakat.
"Karena diluar itu saya bukan untuk diri saya sendiri, saya untuk banyak orang. Tetapi kan saya melayani orang lain, diri saya harus sehat. Saya tidak mungkin berpikir dan bertindak untuk kepentingan orang lain manakala diri saya sedang tidak sehat," jelasnya.
Ia kembali meminta pengertian dari masyarakat apabila terlihat dingin saat ditemui di pagi hari.
"Untuk itu mohon maaf pada semuanya, kalo saya sombong, angkuh dan cuek, pada saat jam itu. Memang jam itu untuk diri saya sendiri, badan saya sehat dan banyak manfaat untuk melayani orang banyak," tutupnya.
Video klarifikasi tersebut mendapat lebih dari 90 ribu tanda suka dan banjir komentar dari warganet.
Banyak pengguna media sosial yang justru mendukung pernyataan Dedi dan memaklumi sikapnya di pagi hari.
"Jaga privacy beliau di jam-jam itu ya wahai para netizen, jangan maksain untuk foto, mendekat untuk say hello," tulis akun @ardyaniep72.
"Betul pak, bapak harus berikan hak hidup bagi tubuh dan jiwa bapak, semoga sehat selalu," komentar akun @madamfyp.
Ada pula warganet yang mengingatkan pentingnya waktu pribadi bagi setiap orang. "Tuh kan ku bilang juga apaaa. Jangan diganggu di jam itu karena bapak butuh me time," ujar akun @indahjntsr.
Komentar serupa juga disampaikan akun @_firdaa14 yang menulis, "Gak bedanya dengan kita sendiri, kita pun butuh me time. Yuk belajar hargai waktu me time orang lain, sama seperti kita yang ingin dihargai."
Dukungan publik ini menunjukkan pemahaman terhadap pentingnya keseimbangan antara tugas publik dan kebutuhan pribadi bagi para pejabat negara.
Editor : Wiwin Meliana