BALIEXPRESS.ID-Polemik terkait keberadaan tambang nikel di Raja Ampat terus mencuri perhatian publik.
Tak hanya warganet, sejumlah tokoh nasional pun turut mencermati isu tersebut dari berbagai sudut pandang.
Di tengah situasi tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunggah karyanya dalam bentuk lagu bertajuk Surga di Tanah Papua.
Baca Juga: Gas Subsidi Disulap Jadi Komersil: Empat Tersangka Oplosan LPG Ditangkap
Lagu itu dipublikasikan melalui kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada Rabu, 11 Juni 2025.
Dalam tayangan berdurasi 6 menit 9 detik tersebut, lagu dinyanyikan oleh seorang perempuan dengan iringan visual berupa panorama Papua, dari pulau-pulau, laut biru, hingga rimbunnya hutan yang menjadi daya tarik wisata alam kawasan tersebut.
Berikut lirik lengkap lagu Surga di Tanah Papua karya Dedi Mulyadi.
Hijau Gunung Kabut Putih
Bersujud Birunya Langit
Telaga di Laut Lepas
Kelok Lembah Hulu Sungai
Bertapa di Rimba Raya
Malam indah Kulampaui
Berlari Menjemput Mimpi
Embun Menjemput Mentari
Bertapa di Belantara
Pagi di Tanah Papua
Cantik Kaswari Bernyanyi
Cendrawasih Lembah Sunyi Melukis Garis Takdir-Mu
Berkampung Katulistiwa
garis hidup Nusantara
Kau jaga nafas dunia
Lama tak pernah disapa
Emas Perak yang kau simpan dalam rahim bumi hitam
Berlari Terbawa Mimpi
Jauhkan Negeri Penyihir
Jauh ke negeri Penyihir
Kau termenung dalam bisu
Berharap makmur kampung-Mu
Tanah ulayat dan adat
Tanah Penjaga Wibawaan
Tersandang telanjang darah
Kunanti garis takdir-Mu
menyapa sunyinya pagi
menyembah ramah mentari
lembut kata yang terucap
Kekar tangan Nusantara dalam pelukan dunia
Berlarilah Papuaku kepak sayap nusantara
Raih mimpi yang kau simpan
Jayalah tanah harapan
Mencerit mengguncang langit terbang lepas di angkasa
Memeluk indahnya senja
Surga di tanah Papua.
Lagu ini menuai atensi luas dari publik. Hingga Kamis, 12 Juni 2025, video tersebut telah ditonton lebih dari 115 ribu kali dan dipenuhi berbagai komentar dari netizen.
“Fyi, Lagu Surga Di Tanah Papua ini diciptakan KDM sudah ±10 tahun yg lalu. Luaarrr biasa KDM.” Ketik akun @iyanwd4551
“Bersuara dengan elegan pak, tanpa berkomentar terlalu fulgar karena memang bukan ranah nya tapi panggilan jiwa tetap ada untuk menyuarakan kebenaran.” Tulis akun @yosepsaepulloh7104
“Bantu Selamatkan Papua Kang Dedi... dr para pejabat & pengusaha RAKUS.... Bantu Selamatkan Indonesia dr para Politikus Rakus....” Komentar akun @edinurhadi514.
“Dengan adanya lagu karya kdm untuk Papua, semoga tidak ada intervensi dari oligarki yg punya kepentingan di sana, saya tau kdm sangat mencintai alam.” Tulis akun @MAGICBROTHER90
“Gejolak bathin akan kenyataan yang di tuangkan dalam syair, not, suara dan aransemen yang indah dan menyayat hati. Rahayu, selamat dan panjang usia gubernur ku.” Ketik akun @imashidayah485
Meskipun tak secara eksplisit menyinggung polemik tambang nikel, lagu Surga di Tanah Papua dianggap sebagian warganet sebagai bentuk keprihatinan terhadap alam Papua dan cara elegan menyampaikan suara hati.
Editor : Wiwin Meliana