BALIEXPRESS.ID-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta, Selasa, 17 Juni 2025.
Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan di bidang pendidikan, khususnya di Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Polda Bali Sebut Sudah Tangkap 3 Pelaku Penembakan dan Tetapkan Tersangka, Begini Perannya
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Dedi Mulyadi menyampaikan momen dialog hangatnya bersama Menteri Abdul Mu’ti.
Dalam video tersebut, keduanya memberikan motivasi dan ajakan kepada masyarakat Jawa Barat untuk menyekolahkan anak-anaknya.
“Buat warga Jabar, sudah bertemu dengan Pak Menteri, ada pesan pak? Buat warga Jabar agar pada sekolah pak,” ujar Dedi Mulyadi dalam video tersebut dikutip Rabu, 18 Juni 2025.
Menanggapi pertanyaan itu, Abdul Mu’ti menyampaikan ajakan positif kepada warga.
“Semangat belajar untuk masa depan yang gemilang,” ujar Abdul Mu’ti.
Baca Juga: Arya Wedakarna Desak Mabes TNI AU Usut Tuntas Kematian Lettu Kes Ida Bagus Dody
Dedi kemudian kembali mengimbau warga Jawa Barat agar tidak ragu untuk menyekolahkan anak-anaknya.
“Ya terima kasih ya, kepada seluruh orang tua di Jawa Barat agar menyekolahkan anaknya, sampai SMA dan SMK, masuk negeri maupun swasta,” ucapnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam hal layanan pendidikan.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan berusaha memberikan layanan yang terbaik pak ya,” ujar Dedi.
Abdul Mu’ti pun menyambut baik kerja sama yang terus dibangun antara pusat dan daerah.
“Terima kasih dan pak Gubernur terus bersinergi dengan kami di kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ucap Menteri.
Gubernur Dedi pun menanggapi dengan komitmen serupa.
“Ya pak, saya akan terus bersinergi dengan bapak,” ujar Dedi.
Percakapan di akhir video tersebut juga diwarnai dengan keakraban.
Baca Juga: Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Jaksa, Hukuman Eks Bendahara Desa Tusan Diperberat
“Terima kasih pak Gubernur,” ucap Abdul Mu’ti.
“Terima kasih, selamat jalan Bapak mau ke Malaysia,” ujar Dedi.
“Terima kasih, menjalankan tugas negara ini, bukan mau jalan-jalan,” ucap Abdul sambil tersenyum.
“Hatur nuhun,” tutup Dedi.
Unggahan tersebut pun menuai banyak respons dari warganet. Banyak yang memuji inisiatif gubernur dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Alhamdulillah kita punya Gubernur yg bermasyarakat, tahu kebutuhan rakyatnya, Jabar Istimewa,” ketik akun @suryanisiti303.
“Inisiasi yang bagus terutama kelapangan pemerintah pusat (Mendikdasmen) berdialog dengan pemerintah daerah,” komentar akun @mukhtararama.
“Gubernur Jabar hebat. Bekerja sama dengan menteri pendidikan demi warga Jabar biar bisa anak2 nya semua bersekolah... menuntut ilmu agar menjadi pintar demi masa depan. Sehat sll untuk pak Dedi Aamin..” tulis akun @ekaaa.kurniati.
Baca Juga: Tokoh Puri Agung Pamotan Desak Keterbukaan Kasus Kematian Lettu Kes Ida Bagus Dody
Namun, beberapa netizen juga menyampaikan saran dan harapan agar sistem pendidikan diperbaiki, khususnya terkait zonasi.
“Pak Dedi hapus keun zonasi, berlakukeun deui sistem NEM,” tulis akun @kerajaangajah.
“Iya nih hapus sistem zonasi rumah di tengah2 bukit jarak ke sekolah paling dekat 3 km sedangkan dekat rumah gak ada SMA negeri, ada swasta mahal banget uang pangkalnya. PNGN masuk sekolah negeri tapi gak lolos, masuk swasta harus punya budget lebih,” ketik akun @raissha92.
Pertemuan antara Dedi Mulyadi dan Abdul Mu’ti ini menjadi simbol penting komitmen pemerintah dalam mendorong pemerataan dan peningkatan layanan pendidikan di Jawa Barat.
Editor : Wiwin Meliana