BALIEXPRESS.ID-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberpihakan terhadap rakyat kecil.
Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Sabtu, 21 Juni 2025, Dedi menyampaikan sejumlah pernyataan tegas saat tengah berkunjung ke Dodik Bela Negara Lembang dan bertemu anak-anak peserta pendidikan Panca Waluya.
Baca Juga: Insiden Cekcok Penonton dan Oknum Petugas Keamanan di PKB 2025, Diduga Gegara Hal Ini
“Saya sampaikan ya bahwa kebijakan-kebijakan saya mengenai pembersihan daerah-daerah aliran sungai, membongkar bangunan, itu semuanya untuk kepentingan masa depan,” ujar Dedi, dikutip Senin, 23 Juni 2025.
Dalam keterangannya, Dedi menegaskan bahwa setiap tindakan yang diambilnya selalu disertai solusi.
“Dan saya memberikan solusi setiap hal yang saya jumpai. Tetapi untuk solusinya, kalau jumlahnya puluhan saya bisa cepat memberikan pembiayaan karena itu berasal dari uang yang saya miliki,” ucapnya.
Baca Juga: Usai Viral di Karangasem Festival 2025, Agung Ketut Rai Kini Banjir Job Manggung
Namun, ia mengakui bahwa jika jumlah warga terdampak mencapai ratusan, ia mencari mitra seperti Bank Jabar Peduli dan Baznas untuk membantu pembiayaan.
Menyinggung isu tambang ilegal, Dedi menanggapi kritik yang menyebut penutupan tambang menimbulkan pengangguran.
“Kemudian banyak juga yang berteriak-teriak, bahwa penutupan tambang menimbulkan pengangguran. Lupa ya, tambang ilegal itu merusak jalan, merugikan negara ratusan miliar bahkan triliun,” terangnya.
Ia pun menyoroti dampak tambang ilegal terhadap pertanian dan lingkungan.
“Dan lupa juga ya, tambang-tambang yang anda keruk itu menimbulkan sedimentasi sungai, pencemaran, sudah berapa banyak petani yang kehilangan waktu untuk bercocok tanamnya, karena sungainya kering, karena sawahnya kering,” imbuhnya.
Dedi juga menyuarakan pembelaannya terhadap rakyat kecil yang kerap tak bersuara.
Menurutnya, banyak warga takut berbicara karena intimidasi dari pihak-pihak yang membekingi tambang ilegal.
Baca Juga: Agung Ketut Rai Guncang Karangasem Festival 2025, Disambut Bak Artis Ibu Kota
“Mereka itu takut terhadap intimidasi dan ancaman siapapun yang sering menjadi backup-backup tambang ilegal,” kata Dedi.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus bergerak melindungi alam Jawa Barat.
“Untuk itu saya tidak akan pernah takut menghadapi siapapun, saya akan terus bergerak, mengembalikan alam Jawa Barat menjadi alam yang indah,” ujarnya.
Dengan penuh semangat menjaga kelestarian lingkungan, Gubernur Jawa Barat yang kerap disapa KDM ini menegaskan bahwa alam bukanlah milik segelintir orang, melainkan warisan bersama yang harus dijaga demi generasi mendatang.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri dukungan dari warganet.
“Lindungi bapa aing......Mun wakil rakyat bikin ulah wae saatnya rakyat bergerak mengingatkan wakil rakyat.” Tulis akun @irhamsyah41
“Kami warga jabar selalu di belakang kang dedii, tong hariwang tong salempang doa kami menyertaimu.” Ketik akun @sofiazkiyanaila
Baca Juga: Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan Berkelanjutan, Dukung Program 3 Juta Rumah
“Kekuatan mental,lahir batin dan Ketulusan hati bapak sudah teruji,Mamprangkeun.” Tulis akun @angginurutami
“Sehat selalu bpak aink,maju terus buat rakyat bangsa generasi hebat,alam semesta sehat dn keindahan alam yg Rahayu Istimewa.” Tulis akun @rafamaulanajamil
Langkah Dedi Mulyadi ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin yang berpihak pada rakyat dan masa depan lingkungan Jawa Barat.
Editor : Wiwin Meliana