BALIEXPRESS.ID– Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan klarifikasi tegas terkait foto dirinya yang beredar di media sosial saat mengenakan seragam ormas Pemuda Pancasila.
Foto tersebut sempat menuai perhatian dan spekulasi publik soal keterlibatannya dalam organisasi tersebut.
Baca Juga: PHK Massal 157 Karyawan Finns Recreation Club Tuai Kecaman Serikat Pekerja
Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Ahmad Sahroni menegaskan bahwa dirinya tidak pernah merasa menjadi anggota Pemuda Pancasila.
“Saya PASTIKAN BAHWA sy TIDAK Pernah Merasa jd Anggota Pemuda pancasila,” tulis Sahroni, Selasa (24/06/2025).
Sahroni mengungkapkan bahwa momen dirinya mengenakan seragam Pemuda Pancasila terjadi ketika ia dihadirkan dalam sebuah acara oleh seniornya, dan mengenakan seragam sebagai bentuk penghormatan.
Baca Juga: Niat Jemput Saudara Berakhir Maut, Pemuda Tewas Ditikam Satpam Perusahaan
“Saya kala itu Di AJAK Senior saya bergabung dan ikut acara Pemuda Pancasila,” jelasnya.
Namun demikian, ia juga menyampaikan permohonan maaf jika kehadirannya dalam acara tersebut atau fotonya mengenakan seragam dianggap menimbulkan kesalahpahaman.
“Jadi kalau dianggap lupa kacang sama kulit, mohon maaf, saya memang lupa kapan itu acaranya,” tambahnya.
Terkait reaksi publik, Ahmad Sahroni menyatakan sikap terbuka terhadap berbagai kritik yang dilontarkan netizen.
“Silakan mau hajar saya di media sosial, monggo,” tulisnya santai namun terbuka.
Baca Juga: Aksi Heroik Turis Cegah Sesama WNA Kabur Usai Tabrak Mobil di Bali, Bikin Netizen Salut
Di akhir pernyataannya, Sahroni menyampaikan salam hormat kepada seluruh anggota dan simpatisan Pemuda Pancasila, seraya menegaskan bahwa dirinya menghormati peran ormas tersebut dalam kehidupan sosial.
“Salam sehat para sahabat Pemuda Pancasila di mana pun berada,” tutupnya.
Unggahan tersebut menuai beragam tanggapan dari netizen.
Beberapa memberikan dukungan atas sikap terbuka Sahroni, sementara lainnya menilai klarifikasi tersebut masih menyisakan pertanyaan.
Editor : Wiwin Meliana