BALIEXPRESS.ID-Ribuan komentar dari warganet asal Brasil membanjiri akun Instagram resmi Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto (@prabowo).
Baca Juga: Kocak! Warga Minta Dedi Mulyadi Masukkan ‘Orang Sunda Lupa Bahasa Sunda’ ke Barak
Hal ini dilakukan untuk menyuarakan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa Juliana, wisatawan asal Brasil yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam unggahan akun Instagram @jawapos pada Selasa, 24 uni 2025.
Baca Juga: GEGER! Bayi Baru Lahir Diletakkan di Teras Rumah Warga, Terbungkus Kain dan Ari-Ari
Unggahan terbaru Prabowo yang tidak berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut pun ikut dibanjiri komentar bertuliskan kata kunci seperti “Pray for Juliana”, “Help Juliana”, hingga “Please rescue our friend”—menandakan kepedulian mendunia terhadap nasib pendaki asal Negeri Samba itu.
Juliana dilaporkan hilang saat menjelajahi jalur pendakian Cemara Nunggal, salah satu rute ekstrem menuju puncak Rinjani.
Baca Juga: WASPADA! Modus Licik Pasangan Ini, Curi iPhone di Toko Pakaian Badung
Medan yang terjal serta kondisi cuaca buruk dengan kabut tebal dan hujan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian dan evakuasi yang hingga kini masih berlangsung.
Kepala Kantor SAR Mataram, menyampaikan bahwa operasi penyelamatan sudah dilakukan sejak laporan pertama diterima.
“Kami telah mengerahkan puluhan personel dan peralatan SAR seperti drone thermal, GPS tracking, serta anjing pelacak. Proses pencarian difokuskan di sekitar jalur Cemara Nunggal, tempat terakhir korban terlihat,” ungkapnya.
Baca Juga: WASPADA! Modus Licik Pasangan Ini, Curi iPhone di Toko Pakaian Badung
Operasi ini melibatkan gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, TNGR (Taman Nasional Gunung Rinjani), serta sejumlah relawan lokal dan komunitas pendaki. Koordinasi lintas lembaga dilakukan setiap beberapa jam untuk mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem dan medan yang rawan longsor.
Hilangnya Juliana turut mengundang simpati publik Indonesia, terutama para pendaki dan pegiat alam bebas, yang menyerukan solidaritas dan doa agar ia segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Editor : Wiwin Meliana