Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warga Brasil Galang Donasi Untuk Agam Rinjani, Rekan Tim SAR Soroti Kurangnya Pengakuan Kolektif

Komang Wira Muliartana • Selasa, 1 Juli 2025 | 17:03 WIB

Agam Rinjani, “Pahlawan” yang Viral Usai Evakuasi Pendaki Brasil di Gunung Rinjani
Agam Rinjani, “Pahlawan” yang Viral Usai Evakuasi Pendaki Brasil di Gunung Rinjani

BALIEXPRESS.ID-Nama Agam Rinjani, atau yang memiliki nama asli Abdul Haris Agam, kini tengah menjadi sorotan publik internasional setelah aksinya yang heroik dalam mengevakuasi jenazah seorang pendaki asal Brasil menjadi viral.

 Peristiwa yang menyita perhatian dunia ini terjadi pada 21 Juni 2025, ketika Juliana Marins, pendaki berusia 27 tahun asal Brasil, terjatuh ke jurang sedalam 600 meter saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Bantu Korban Perusakan Rumah Retret di Sukabumi, Serahkan Rp100 Juta dan Kirim Psikiater

Dalam unggahan akun Instagram @jawapos pada Senin, 30 Juni 2025.

Dalam video yang tersebar luas di media sosial, Agam terlihat menuruni medan ekstrem jurang terjal dengan risiko tinggi demi mengevakuasi jenazah Juliana. Aksinya ini mendapat pujian dari berbagai kalangan, baik di dalam maupun luar negeri, terutama dari masyarakat Brasil. Warganet Brasil bahkan menjuluki Agam sebagai “Pahlawan Rinjani, dan menginisiasi penggalangan dana sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian dan dedikasinya.

Hingga akhir Juni 2025, donasi yang terkumpul atas nama Agam Rinjani telah mencapai lebih dari Rp1,3 miliar, sebuah angka yang mencerminkan betapa besar simpati dan rasa terima kasih masyarakat internasional terhadap aksinya.

Namun, di balik gelombang pujian tersebut, muncul suara-suara kritis dari internal Tim SAR yang juga terlibat dalam proses evakuasi. Beberapa anggota menyayangkan narasi publik yang berkembang seolah-olah seluruh proses penyelamatan dilakukan oleh Agam seorang diri.

Baca Juga: Dituding Lambat Atasi Kasus Intoleran di Sukabumi, Begini Penjelasan Dedi Mulyadi

Salah satunya adalah Rio Pratama, anggota Tim SAR yang turut berada di lokasi. Melalui akun Instagram pribadinya, Rio menyampaikan rasa kecewa karena menurutnya kontribusi tim tidak terlihat dan tidak mendapat pengakuan sebagaimana mestinya. Ia juga mengaku tidak mengetahui adanya penggalangan dana internasional atas nama Agam, yang menurutnya seharusnya melibatkan transparansi dan koordinasi dengan seluruh tim.

Kontroversi ini pun menuai beragam respons dari publik. Sebagian menyatakan bahwa apresiasi terhadap Agam tetap pantas diberikan karena keberaniannya nyata, sementara sebagian lainnya mendukung pentingnya pengakuan kolektif terhadap kerja tim SAR yang telah mempertaruhkan nyawa dalam medan ekstrem.

Di tengah polemik ini, banyak pihak yang berharap agar situasi tidak menimbulkan perpecahan dan agar penghargaan terhadap para petugas penyelamat tetap dilakukan secara adil dan menyeluruh. Sebab, misi kemanusiaan seperti ini sejatinya merupakan bentuk kerja sama dan solidaritas dari berbagai pihak.

Baca Juga: TRAGIS! Nyoman Budiasa Meninggal Dihantam Truk Molen, Warga Bali Galang Donasi

Unggahan tersebut menuai berbagai komentar dari warganet di media sosial.

“Tim SAR udah dapat gaji dari pemerintah,, sementara Agam kan independen bukan dari Tim SAR ,, cuma dia aja yg selalu turun evakuasi,, yg tim SAR tungguin di atas,, semua akan dapat jatahnya masing2 rejeki gag akan tertukar,” tulis akun @cahgmols

“Agam kan ga minta, dia dikasih warga Brazil. Yang ga dapet ya legowo lah,” tulis akun @vika_fatra

“Agam kan sdh bilang kalau dipaksa utk dapat donasi, dananya bukan utk pribadi, tp utk pembelian alat SAR yg lebih baik, klu pun ada sisa utk penanaman pohon. Agam tdk mau utk kepentingan pribadi,” tulis akun @banybiru.sby

“Sensitif ya kl udah masalah duit...kembali ke niat awal saja...sudah menjadi bagian tugas tim SAR...ntah nanti mas Agam mau berbagi atau tidak...masak iya org brazil mau donasi ke tim SAR...kan agak gimana gt,” tulis akun @andre_jo234

“Kerja sama2. Giliran berhasil udah sendiri,” tulis akun @darman_dregs

 

Editor : Wiwin Meliana
#tim sar #agam rinjani #donasi