BALIEXPRESS.ID-Dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-79 yang biasanya identik dengan parade pasukan bersenjata atau kendaraan taktis, Polres Garut tampil beda.
Baca Juga: Viral Video Mobil Dinas Beli BBM Pakai Jirigen, Pihak Puskesmas Denpasar Barat Angkat Bicara
Bertempat di halaman Mapolres Garut, sebuah defile unik digelar: peragaan busana penyamaran intelijen!
Alih-alih mengenakan seragam resmi, para personel intelijen tampil memeragakan berbagai gaya penyamaran yang biasa mereka gunakan di lapangan.
Baca Juga: Langkah Perdana di Pasar Modal, PNM Terbitkan Obligasi dan Sukuk Berbasis Sosial untuk Perempuan
Mulai dari sosok tukang tambal ban, pedagang keliling, hingga pemulung, semua ditampilkan dengan penuh kreativitas.
Kapolres Garut menjelaskan, aksi ini merupakan bentuk apresiasi kepada para intel yang selama ini bekerja di balik layar dalam menjaga stabilitas keamanan.
Baca Juga: Terbongkar! Saudagar Celeng Diduga Curangi Timbangan, Video Viral Bikin Warganet Geram
“Peran intel sangat penting, dan seringkali tidak terlihat. Lewat peragaan ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa keamanan juga dijaga oleh mereka yang tidak berseragam,” ujarnya dikutip dari Pojoksatu.id.
Penampilan tak biasa ini pun mengundang tawa dan tepuk tangan dari para undangan dan masyarakat yang hadir.
Selain menghibur, defile ini juga dinilai sebagai bentuk edukasi ringan bahwa keamanan tidak selalu hadir dalam bentuk yang mencolok.
Terkadang, pengamanan dilakukan dalam senyap, melalui penyamaran yang tak terduga.
Perayaan Hari Bhayangkara kali ini membuktikan bahwa institusi kepolisian bisa tampil humanis dan kreatif, sembari tetap mengedukasi publik tentang pentingnya peran semua lini, termasuk para intel di balik layar.
Editor : Wiwin Meliana