BALIEXPRESS.ID-Nama Ade Armando kembali menjadi sorotan publik setelah dipastikan menjabat sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power (PLN NP), anak perusahaan PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik.
Baca Juga: Modus Cari Rumput, Pria 60 Tahun Diamuk Massa Usai Ketahuan Curi Motor Revo
Kabar ini sempat ramai dibicarakan di media sosial setelah potongan dokumen hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN NP beredar luas, menampilkan susunan dewan komisaris terbaru.
Salah satu unggahan viral berasal dari akun @murtadhaone1 di platform X (Twitter) yang menunjukkan nama Ade Armando berada di urutan ketujuh dalam daftar komisaris.
"Selamat om Ade Armando. Akhirnya jadi komisaris juga Komisaris PT. PLN Nusantara Power," tulis akun tersebut dalam cuitannya, yang langsung menuai beragam komentar dari warganet.
Menanggapi kabar tersebut, Ade Armando membenarkan langsung penunjukannya kepada media. Ia menyebut dirinya mulai aktif menjalankan tugas sebagai komisaris sejak Kamis, 3 Juli 2025.
Baca Juga: Lolak Komentari Gaya Lawakan Petruk, Niluh Djelantik Beri Sindiran Menohok
“Benar, saya mulai aktif sebagai komisaris pada Kamis,” ujar politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu saat dikonfirmasi, Jumat (4/7/2025).
Dalam susunan dewan komisaris PLN Nusantara Power, selain Ade Armando, tercatat juga nama-nama lain seperti Edi Srimulyanti, Suharyono, M. Pradana Indraputra, Adam Muhammad, dan Muhammad Syafi’i.
Sementara itu, posisi Direktur Utama PLN NP dijabat oleh Ruly Firmansyah.
Ia didampingi jajaran direksi lainnya yakni M. Irwansyah Putra, Teguh Widhi Harsono, TB Ari Wibawa Mukti, Dwi Hartono, dan Komang Parmita.
Hingga saat ini, pengangkatan Ade Armando sebagai komisaris masih memicu pro dan kontra di publik, mengingat latar belakangnya yang dikenal sebagai akademisi sekaligus tokoh yang cukup aktif dalam diskusi politik di media sosial.
Namun, PLN maupun Kementerian BUMN belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait alasan pengangkatan tersebut.
Editor : Wiwin Meliana