Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragedi Pernikahan Putra Gubernur Dedy Mulyadi, Satu Anggota Polisi Turut Jadi Korban

Wiwin Meliana • Sabtu, 19 Juli 2025 | 18:32 WIB

Pernikahan Maula Akbar Mulyadi, dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina memakan tiga orang korban
Pernikahan Maula Akbar Mulyadi, dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina memakan tiga orang korban

BALIEXPRESS.ID-Acara pesta rakyat dalam rangka pernikahan anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yakni Maula Akbar Mulyadi, dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, yang digelar di Alun-alun Garut, Jumat (18/7), menyisakan duka mendalam.

Dalam pesta yang dihadiri ribuan warga itu, terjadi insiden maut akibat kerumunan dan desak-desakan yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan 14 lainnya pingsan.

Baca Juga: Dibuka Wayan Koster, Jalur Denpasar-Gilimanuk di Bajera Tabanan Kembali Normal

Salah satu korban meninggal dunia merupakan aparat kepolisian, Bripka Cecep Saeful Bahri, anggota Polsek Karangpawitan, Polres Garut, yang gugur saat bertugas mengamankan jalannya acara.

Ribuan warga diketahui memadati area Pendopo Pemkab Garut untuk mengikuti acara dan mendapatkan makanan gratis yang disediakan dalam rangkaian pesta pernikahan tersebut.

 Namun, antusiasme massa justru berubah menjadi bencana ketika terjadi desak-desakan hebat.

“14 orang mengalami pingsan dan harus mendapat perawatan medis, sementara tiga orang dilaporkan meninggal dunia,” ungkap Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Heboh! Pengemudi Wanita Seret Motor Usai Diduga Tabrak Lari di Pesanggaran, Dikejar Warga hingga Sidakarya

Para korban segera dievakuasi ke RSUD dr. Slamet dan RS Guntur Garut. Sayangnya, tiga nyawa tak tertolong.

Salah satu korban, Bripka Cecep Saeful Bahri, gugur dalam menjalankan tugas. Sebelum meninggal, ia tengah sibuk membantu mengatur massa, serta mengevakuasi warga yang jatuh pingsan akibat kepadatan.

"Setelah situasi mulai kondusif, korban duduk untuk beristirahat karena kelelahan. Namun tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri hingga dinyatakan meninggal dunia di RS Guntur Garut,” ujar Kombes Hendra.

Pihak kepolisian telah merilis identitas tiga korban meninggal dunia dalam insiden tersebut:

Vania – Warga Sindangheula, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota

Dewi Jubaedah – Warga Jl. Lontar II, Koja, Jakarta Utara

Bripka Cecep Saeful Bahri, S.H. – Anggota Polsek Karangpawitan, Polres Garut

Polda Jawa Barat turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi ini. Diharapkan insiden ini menjadi bahan evaluasi bagi panitia penyelenggara serta aparat keamanan, agar pengaturan kerumunan dalam acara besar bisa lebih maksimal di masa mendatang.

Editor : Wiwin Meliana
#korban #dedi mulyadi #pernikahan Maula Akbar dan Putri Karlina #Polisi