Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kwik Kian Gie Tutup Usia! Sandiaga Uno hingga Mahfud MD Ungkap Rasa Duka Mendalam

Nyoman Suarna • Selasa, 29 Juli 2025 | 20:13 WIB
Kwik Kian Gie.
Kwik Kian Gie.

BALIEXPRESS.ID – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Ekonom senior sekaligus tokoh politik nasional, Kwik Kian Gie, wafat pada usia 90 tahun, Senin malam (28/7) pukul 22.00 WIB di RS Medistra, Jakarta Selatan. Kabar duka ini menyelimuti jagat politik dan ekonomi Tanah Air.

Mendiang Kwik dikenal sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Jenazah almarhum disemayamkan di Ruang A dan B Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat. Ungkapan duka cita dan penghormatan pun mengalir dari berbagai tokoh bangsa, termasuk Sandiaga Uno, Mahfud MD, hingga Sudirman Said.

Dalam unggahan di akun media sosial X resminya, Sandiaga Uno menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Ia menyebut Kwik sebagai mentor, ekonom, dan nasionalis sejati yang selalu berdiri di garis depan dalam memperjuangkan kebenaran.

"Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran, yang berdiri tegak di tengah badai demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka," tulis Sandiaga.

Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said, juga menyampaikan belasungkawa. Ia mengenang Kwik sebagai sosok teladan yang teguh dalam menyuarakan nurani dan kewarasan publik.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Selamat jalan Pak Kwik Kian Gie. Semoga husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME," ucapnya melalui akun X, Selasa (29/7).

Ia berharap akan terus lahir generasi penerus yang berani menyuarakan kebenaran seperti almarhum.

“Pak Kwik adalah teladan yang tak pernah lelah mencintai Indonesia. Kita juga tak boleh lelah mencintai negeri ini,” tambah Sudirman.

Mantan Menkopolhukam Mahfud MD menyebut Kwik Kian Gie sebagai tokoh cerdas dan lurus dalam pengabdiannya pada bangsa. Ia juga mengutip pepatah sebagai harapan akan lahirnya penerus bangsa yang sepadan.

“Kwik Kian Gie, tokoh cerdas dan lurus telah wafat. Semoga mendapat surga-Nya. Ada pepatah, patah tumbuh, hilang berganti. Semoga akan lahir generasi sebaik beliau yang bisa mencintai dan mengurus tanah air,” tulis Mahfud.

Kepergian Kwik Kian Gie menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan, ekonomi, dan politik Indonesia. Dikenal dengan pemikiran tajam dan integritas tinggi, sosoknya menjadi panutan lintas generasi.

Selamat jalan, Pak Kwik. Warisan pemikiran dan keteladananmu akan selalu hidup dalam sejarah negeri ini. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#wafat #Mahfud MD #Tokoh #sandiaga uno #politik #kwik kian gie