Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Reuni Dadakan UGM Tak Bisa Jadi Bukti Jokowi Lulus, Pakar Digital Forensik Soroti Kejanggalan

Wiwin Meliana • Rabu, 30 Juli 2025 | 19:08 WIB

Jokowi hadiri reuni Fakultas Kehutanan UGM
Jokowi hadiri reuni Fakultas Kehutanan UGM

BALIEXPRESS.ID– Pakar digital forensik, Rismon Sianipar, menegaskan bahwa reuni mendadak yang digelar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) belum bisa dijadikan bukti kuat bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar lulus dari kampus tersebut.

Baca Juga: Gempa Dahsyat M8,7 Guncang Kamchatka, Rusia: 10 Wilayah di Indonesia Berpotensi Tsunami

Hal itu disampaikannya menanggapi polemik acara reuni angkatan 1980 Fakultas Kehutanan UGM yang berlangsung pada Sabtu (26/7/2025) dan dikaitkan dengan dugaan pemalsuan ijazah Jokowi.

Rismon menjelaskan bahwa berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) pada masa kepemimpinan Ganjar Pranowo, seseorang bisa disebut alumni meskipun tidak menyelesaikan kuliah di UGM.

Baca Juga: Curi Uang di Tempat Laundry, Pria Diamankan Polsek Dentim, Ngaku 5 Kali Beraksi

“Ketika Pak Ganjar Pranowo sebagai Ketua Kagama, dikatakan alumni UGM mereka yang hanya pernah kuliah. Oleh karena itu, menjadi alumni UGM seperti Jokowi tidak menandakan bahwa dia lulus dari Fakultas Kehutanan UGM,” tegas Rismon, Selasa (29/7/2025).

Sementara itu, Bangun Sutoto, Koordinator Relagama Bergerak, ikut mempertanyakan motif dan keabsahan reuni tersebut. Menurutnya, acara yang berlangsung diam-diam itu justru memperkuat keraguan publik terhadap keaslian ijazah Jokowi.

“Reuni dadakan di hari Sabtu itu aneh. Saya tahu dari media online siang harinya. Lucu, heran, dan menggelikan,” ujarnya.

Ia menilai acara berlangsung tertutup dan tidak transparan, bahkan disebut-sebut melibatkan nama-nama yang bukan alumni sebenarnya.

Baca Juga: Genjek Kembali Catut Nama Dua Banjar di Gianyar; 7 Kali Viral, Kini Buat Warganet Geram

“Reuni yang terkesan disembunyikan dari civitas akademika UGM dan alumni lainnya. Bahkan terendus ada beberapa alumni palsu oleh netizen dan polisi siber tanpa seragam,” imbuhnya.

Bangun menyebut bahwa pernyataan beberapa peserta reuni kepada media terkesan tidak konsisten dan kontradiktif dengan fakta-fakta yang ada.

“Dari beberapa peserta reuni yang diwawancarai, jawabannya tidak nyambung. Alur ceritanya tidak sinkron, bahkan kontradiktif,” ujarnya.

Baca Juga: Digelar Tertutup, Ribuan Kader PDIP Ikuti Bimtek di Bali, Puan Maharani, Diah Pitaloka hingga Ahok Terlihat Hadir

Kejanggalan dalam reuni yang disebut melibatkan angkatan 1980 ini memicu respons luas dari publik dan warganet. Beberapa di antaranya menganggap acara tersebut sebagai strategi pengalihan isu atau upaya pengaburan fakta terkait polemik ijazah Jokowi.

Editor : Wiwin Meliana
#jokowi #reuni #lulus kuliah #ugm #Rismon Sianipar