Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ubah Lirik Indonesia Pusaka Jadi Indonesia Tanahnya Mafia, Pria di Katingan Klarifikasi dan Minta Maaf

Wiwin Meliana • Jumat, 8 Agustus 2025 | 16:01 WIB

Seorang pria akhirnya minta maaf usai ubah lirik lagu Indonesia Pusaka
Seorang pria akhirnya minta maaf usai ubah lirik lagu Indonesia Pusaka

BALIEXPRESS.ID– Seorang pria asal Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, yang sempat viral karena menyanyikan lagu dengan lirik penuh kritik sosial menggunakan nada Indonesia Pusaka, akhirnya muncul dan menyampaikan klarifikasi serta permintaan maaf.

Sebelumnya, pria yang belum diketahui identitas lengkapnya ini menjadi sorotan publik usai videonya tersebar luas di media sosial.

Baca Juga: Enam Ruas Jalan Rusak 2020 di Bangli Mulai Diperbaiki, Dibiayai Dana Pusat

 Dalam video tersebut, ia berdiri tegak sambil membawa bendera Merah Putih, menyanyikan lagu dengan lirik yang digubah sendiri dan menyinggung isu-isu seperti korupsi dan kerugian BUMN.

Berikut penggalan lirik yang dinyanyikan:

Indonesia tanahnya mafia, koruptornya di mana-mana
Indonesia sangat kaya raya, tapi rakyat banyak sengsara
Rakyat bayar pajak semua, uangnya ntah lari ke mana
Badan usaha milik negara anehnya kok rugi semua
Merdeka…

Video ini awalnya diunggah melalui akun TikTok @masbams64, namun telah dihapus tidak lama setelah viral.

Baca Juga: Viral! Pria di Katingan Ubah Lirik Indonesia Pusaka Jadi Indonesia Tanahnya Mafia, Netizen Ingatkan Begini

Meski begitu, videonya telah tersebar dan diunggah ulang oleh berbagai akun besar. Banyak warganet menanggapi dengan apresiasi sekaligus kekhawatiran atas keselamatan sang pembuat video.

“Awas diculik bang,” tulis salah satu pengguna akun X, @recexixi.
“Lah bang... Kamu engga salag bang,” ujar netizen lain.

Tak lama setelah video tersebut viral, @masbams64 mengunggah video klarifikasi.

Baca Juga: Polemik Kenaikan PBB 250 Persen, Bupati Pati Minta Maaf Usai Dinilai Tantang Rakyat

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

“Yang saya hormati Pak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Mas Gibran, dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya ingin mengklarifikasi video yang viral kemarin. Demi Allah, saya tidak ada niat sama sekali melecehkan atau merendahkan lagu kebangsaan. Saya pun sangat mencintai NKRI,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa lirik yang dinyanyikannya bukan bermaksud menghina simbol negara, melainkan merupakan ungkapan kekecewaan terhadap maraknya korupsi yang merugikan rakyat.

“Hanya saja, gara-gara kecewa terhadap warga korup yang selama ini diberantas, terjadilah video tersebut. Kepada semua masyarakat Indonesia saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” tambahnya.

Baca Juga: Menjebak Jalak Bali di Subak Jatiluwih, Pemburu Burung Dilaporkan ke Polisi

Klarifikasi tersebut menuai beragam tanggapan. Sebagian warganet menyatakan dukungan, namun ada pula yang menduga bahwa permintaan maaf itu dibuat karena adanya tekanan atau ancaman.

“Lah knp bang, ada yang ngancem kah?” tulis seorang netizen.
“Kamu gak salah bang,” tulis akun lainnya.

 

Editor : Wiwin Meliana
#tanah #indonesia pusaka #minta maaf #mafia #klarifikasi