BALIEXPRESS.ID – Isu hubungan dingin antara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) kembali mencuat usai viralnya video Gibran yang terlihat tidak menyalami AHY dalam sebuah acara resmi.
Video yang diunggah Sekretariat Presiden itu langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Menanggapi ramainya komentar publik, AHY mengunggah video baru di akun media sosial resminya, Senin (12/8).
Dalam unggahan tersebut, ia menampilkan momen perbincangan hangat dengan Wapres Gibran di sela-sela Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar Minggu (10/8) di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat.
Meski tidak secara eksplisit membahas soal viralnya “tatapan tajam” atau momen tak disalami itu, video yang diunggah AHY seolah menjadi jawaban tersirat atas spekulasi hubungan keduanya.
Dalam rekaman, AHY tampak bertegur sapa dengan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta sejumlah pejabat negara lainnya, termasuk Wapres Gibran.
Dalam keterangan video, AHY membagikan pesan yang disampaikan Presiden Prabowo kepada para prajurit TNI: pentingnya menanamkan jiwa pejuang pantang menyerah demi mempertahankan kedaulatan negara.
“Dengan postur pertahanan yang tangguh, Indonesia diyakini akan mampu menjaga kekayaan bangsa dan melindungi seluruh rakyatnya,” tulis AHY.
AHY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat itu turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersinergi membangun infrastruktur sekaligus memperkuat pertahanan nasional.
“Indonesia harus maju secara infrastruktur dan kokoh dalam pertahanan. Dengan begitu, kita bisa wujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045: berdaulat, maju, adil, dan makmur,” ujarnya. (*)
Editor : Nyoman Suarna