Bendera One Piece Haram? Pemerintah Ingatkan Bahaya Polarisasi Simbol Jelang HUT RI
I Putu Suyatra• Jumat, 15 Agustus 2025 | 13:17 WIB
Marak pengibaran bendera One Piece jelang HUT ke-80 RI
BALIEXPRESS.ID – Tepat sebelum perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, pemerintah mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat. Kali ini, bukan soal protokol kesehatan, melainkan tentang bendera bajak laut dari serial anime populer, One Piece.
Pemerintah menilai pengibaran simbol-simbol budaya populer yang tidak relevan dengan perjuangan bangsa berpotensi memicu polarisasi sosial dan merusak kehormatan bendera Merah Putih.
Menko Polkam: Pengibaran Bendera One Piece Bisa Berujung Pidana
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan, menanggapi maraknya narasi pengibaran bendera bajak laut One Piece. Menurutnya, hal ini bisa dianggap sebagai provokasi.
“Sebagai bangsa besar yang menghargai sejarah, sepatutnya kita semua menahan diri untuk tidak memprovokasi dengan simbol-simbol yang tidak relevan dengan perjuangan bangsa,” kata Budi Gunawan.
Lebih lanjut, Budi Gunawan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah tegas jika ditemukan unsur kesengajaan dalam menyebarkan dan mengibarkan bendera tersebut. Tindakan ini bisa dikenakan sanksi pidana, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.
Pasal 24 ayat (1) undang-undang tersebut secara jelas melarang setiap orang mengibarkan bendera negara di bawah bendera atau lambang apa pun.
Wakil Ketua DPR: Waspada Upaya Memecah Belah
Senada dengan pemerintah, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, juga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi. Ia menilai pengibaran bendera non-nasional saat momen kemerdekaan dapat memicu keresahan sosial dan berpotensi dimanfaatkan oleh pihak yang ingin memecah belah persatuan.
"Kami mendeteksi dan mendapat masukan dari lembaga-lembaga pengamanan memang ada upaya memecah belah persatuan dan kesatuan," ujar Dasco.
Dasco mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan melawan upaya-upaya yang bisa merusak persatuan.
Pemerintah secara umum menghargai ekspresi dan kreativitas dalam menyambut hari kemerdekaan, tetapi mengingatkan agar tidak melanggar batas dan tidak mencederai simbol negara. Peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bijak dalam mengekspresikan diri dan tetap menjaga persatuan di tengah beragamnya tren budaya pop.
Apa pendapat Anda tentang fenomena ini? Apakah pengibaran bendera One Piece termasuk tindakan yang berlebihan?