BALIEXPRESS.ID – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menjadi sorotan publik setelah pernyataannya yang menyebut pihak yang menyerukan pembubaran DPR sebagai “orang tolol sedunia” viral di media sosial.
Imbas dari pernyataan tersebut, akun Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88, langsung diserbu ribuan komentar negatif dari netizen.
Baca Juga: Kasat Lantas Polres Klungkung Imbau Warga Atur Perjalanan saat Pelaksanaan Event Lari Internasional
Unggahan terbaru Sahroni justru semakin memancing emosi warganet.
Dalam salah satu postingannya, ia mengunggah gambar dengan narasi tegas:
“Makin banyak orang tolol yang bangga akan ketololannya”.
Caption tersebut langsung dianggap sebagai sindiran terbuka terhadap pihak-pihak yang sebelumnya mengkritik DPR atau menyuarakan pembubarannya.
Netizen pun ramai-ramai membanjiri kolom komentar dengan kritikan, sindiran tajam, hingga permintaan agar Sahroni meminta maaf kepada publik.
“Lah ngatain temen-temennya (sama diri sendiri)” tulis netizen dikutip pada Sabtu (23/08/2025).
Baca Juga: Muncul Desakan Bubarkan DPR, Ahmad Sahroni: Itu Mental Orang Tolol
“Gw nyesel bang sebagai orang Penjaringan milih lo,” tulis netizen lainnya.
Sebelumnya, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8/2025), Sahroni secara terbuka menyatakan bahwa orang yang menyuarakan pembubaran DPR adalah "orang tolol sedunia."
“Orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” tegasnya dalam sebuah dialog terbuka.
Meski menyebut dirinya terbuka terhadap kritik, Sahroni juga mengingatkan bahwa kritik harus disampaikan secara beradab dan tidak merusak mental para wakil rakyat yang, menurutnya, tetap bekerja dan memiliki empati terhadap masyarakat.
“Kita boleh dikritik, dicaci maki juga boleh. Tapi kita punya pekerjaan dan empati. Jangan mencaci maki berlebihan, itu merusak mental,” ungkap politisi Partai NasDem itu.
Baca Juga: Viral Foto Wamenaker Terbaring Sakit Usai OTT, KPK Beber Faktanya
Pernyataan Ahmad Sahroni menuai respons beragam. Ada yang mendukung, menilai pernyataan itu sebagai bentuk ketegasan terhadap kritik destruktif, namun banyak pula yang mengecamnya karena dianggap merendahkan aspirasi publik.
Di tengah kritik tajam yang terus berdatangan, hingga berita ini diturunkan, Sahroni belum memberikan klarifikasi tambahan terkait unggahan kontroversialnya di Instagram.
Editor : Wiwin Meliana