BALIEXPRESS.ID-Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, merupakan alumni sah dari Fakultas Kehutanan UGM, dengan ijazah resmi dan proses pendidikan yang terdokumentasi secara lengkap. Jokowi tercatat lulus pada tahun 1985.
Baca Juga: Sepeda Motor Tabrak Sepeda Pancal di Pacitan, Kakek 72 Tahun Meninggal Dunia
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, melalui video resmi yang dirilis bersamaan dengan peluncuran podcast "#UGMMENJAWAB: IJAZAH JOKO WIDODO" pada Jumat, 22 Agustus 2025.
Langkah ini diambil sebagai respon terhadap berbagai isu yang mempertanyakan keaslian ijazah Presiden Jokowi di ruang publik.
Baca Juga: Gudang di Keramas Hangus Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
"UGM mengikuti dengan baik perkembangan di masyarakat terkait adanya pihak yang mempertanyakan keaslian ijazah seorang alumni bernama Joko Widodo," ujar Ova dalam video tersebut.
Lebih lanjut, Ova menegaskan bahwa pihak universitas menghormati hak setiap warga untuk bertanya dan mencari kebenaran.
Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Tulis Pesan Khusus untuk Siswa SDN 2 Gerokgak di Bulfest
Namun, UGM memastikan bahwa seluruh proses akademik Jokowi — mulai dari penerimaan mahasiswa, perkuliahan, Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga proses wisuda — terdokumentasi dengan baik dan tersimpan dalam arsip resmi universitas.
“Kami memiliki bukti otentik terkait keseluruhan proses pendidikan beliau di UGM,” tambahnya.
Rektor juga menegaskan bahwa UGM siap menyampaikan data dan informasi yang bersifat publik, namun tetap berkomitmen menjaga dan melindungi data pribadi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Megawati 'Kepincut' Laklak Kelor di Bulfest, Ingatkan Produk Buleleng Harus Dipatenkan
Dengan pernyataan resmi ini, UGM berharap polemik terkait keaslian ijazah Presiden Jokowi dapat diluruskan berdasarkan bukti dan dokumen yang valid dari institusi pendidikan yang menaunginya.
Editor : Wiwin Meliana