Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Motif Kredit Fiktif Rp13 Miliar Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan Kacab Bank BRI

Wiwin Meliana • Rabu, 27 Agustus 2025 | 14:56 WIB

Tampang Dwi Hartono actor dibalik penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BRI
Tampang Dwi Hartono actor dibalik penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BRI

BALIEXPRESS.ID-Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (Kacab) bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta (37), kini memasuki babak baru.

Fakta mengejutkan terus terungkap seiring dengan penangkapan Dwi Hartono, sosok yang disebut sebagai otak intelektual di balik aksi keji tersebut.

Baca Juga: Ini Tampang Dwi Hartono: Otak Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang BRI, Dikenal Sebagai Crazy Rich dan Motivator

Dwi Hartono, seorang pengusaha bimbingan belajar (bimbel) daring sekaligus motivator yang dikenal luas di Jambi, ditangkap oleh tim Jatanras Polda Metro Jaya di Solo pada Sabtu (23/8/2025).

Ia diduga kuat menjadi dalang penyewaan kelompok debt collector untuk menculik dan akhirnya menghabisi nyawa Ilham.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan penyidik, motif utama pembunuhan diduga terkait dengan pengajuan kredit fiktif senilai Rp13 miliar.

Dwi Hartono disebut-sebut mengajukan pinjaman tersebut ke salah satu bank BUMN tempat Ilham bekerja.

Namun, permohonan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Ilham karena tidak memenuhi ketentuan perbankan.

Baca Juga: Maling Motor di Bangli Masih Gentayangan, Yamaha Mio Warga Satra Kintamani Raib

Ilham bahkan disebut mencoret langsung klausul-klausul dalam pengajuan kredit yang dianggap manipulatif dan melanggar prosedur.

Penolakan itu diduga membuat Dwi Hartono merasa dipermalukan dan sakit hati, sehingga merancang aksi penculikan dengan niat balas dendam.

“Setelah penolakan tersebut, muncul dugaan bahwa Dwi mulai menyusun rencana untuk menculik korban. Ia kemudian melibatkan beberapa orang yang disebut berasal dari kelompok debt collector,” ujar sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya dikutip dari Radar Solo.

Meski motif kredit fiktif ini kuat mengemuka, Polda Metro Jaya masih belum menyimpulkan secara resmi latar belakang kasus ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa motif di balik penculikan dan pembunuhan masih dalam proses penyelidikan intensif.

Baca Juga: Komunitas Honda Stylo Bali Semarakkan Kemerdekaan Lewat Convoy Merdeka

“(Motif) sedang didalami,” kata Ade Ary singkat, Selasa (26/8/2025).

Sebelumnya, polisi telah menangkap beberapa pelaku lapangan yang bertugas menculik dan menganiaya Ilham. Mereka adalah AT, RS, RAH, dan RW alias Eras. Para pelaku disebut menerima perintah langsung dari Dwi Hartono, yang menjadi aktor intelektual dalam kasus ini.

Kini, Dwi Hartono dan komplotannya ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kasus ini menyita perhatian publik karena melibatkan tokoh yang selama ini dikenal sebagai figur publik, motivator, dan pengusaha yang kerap tampil di media sosial dengan citra dermawan.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pembunuhan #Kacab Bank #Dwi Hartono #kredit fiktif #BRI