Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Ricuh Mahasiswa dan Dosen di Universitas Nias: Dipicu Penolakan Pendaftaran Yudisium

Wiwin Meliana • Rabu, 27 Agustus 2025 | 17:21 WIB

Mahasiswa dan Dosen di Universitas Nias yang terlibat kericuhan dimediasi pihak kampus
Mahasiswa dan Dosen di Universitas Nias yang terlibat kericuhan dimediasi pihak kampus

BALIEXPRESS.ID-Kericuhan yang melibatkan sejumlah mahasiswa dan dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Nias, tepatnya di Program Studi S1 Manajemen, akhirnya diklarifikasi oleh pihak kampus.

Insiden yang terjadi pada Jumat, 22 Agustus 2025 itu sebelumnya viral di media sosial karena memperlihatkan perdebatan sengit hingga dugaan aksi pelemparan skripsi oleh seorang dosen.

Baca Juga: Imam Masjid Ditikam Badik saat Pimpin Salat Subuh Berjamaah, Pelaku Positif Narkoba

Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari situs unias.ac.id, pada Rabu, 27 Agustus 2025, pihak Humas Universitas Nias menjelaskan bahwa insiden berawal dari penolakan pendaftaran yudisium oleh Ketua Program Studi S1 Manajemen.

Penolakan itu didasarkan pada batas waktu pendaftaran yang telah ditetapkan pihak program studi.

Akibat penolakan tersebut, sejumlah mahasiswa yang merasa dirugikan terlibat adu argumen dengan pihak prodi.

Ketegangan memuncak hingga akhirnya berujung pada tindakan tak terpuji berupa kerusakan fasilitas kampus, termasuk meja kerja di ruang Prodi Manajemen.

Baca Juga: Bank BPD Bali Jadi Pionir Salurkan Kredit Industri Padat Karya

Dalam keterangannya, universitas menyebut bahwa mahasiswa yang terlibat telah mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Pihak kampus langsung mengambil langkah penyelesaian internal. Melalui Wakil Rektor III, Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, pihak universitas mengadakan pertemuan antara mahasiswa dan dosen terkait.

Dalam pertemuan itu, disepakati: Mahasiswa menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan lisan. Mahasiswa bersedia memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Ketua Prodi menerima permintaan maaf dan menyatakan telah memaafkan para mahasiswa.

Sebelumnya, publik sempat dihebohkan oleh video yang diunggah akun X (Twitter) @FebryanSolissa yang memperlihatkan perdebatan antara seorang dosen wanita dan beberapa mahasiswa laki-laki. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, salah satu mahasiswa terdengar mempertanyakan kehadiran dosen yang disebut-sebut menghilang selama satu minggu.

“Ibu ke mana saja selama seminggu? Kami nunggu tanda tangan skripsi!” teriak salah satu mahasiswa.

Baca Juga: Widyalaya dan Pasraman Masuk Ranperda, DPRD Buleleng Siapkan Landasan Hukum Pendidikan Hindu

Dalam suasana yang memanas, dosen terlihat terpancing emosi dan diduga melempar berkas skripsi mahasiswa ke lantai. Aksi itu langsung memicu kemarahan mahasiswa lainnya, yang terdengar mempermasalahkan sikap sang dosen.

Video itu langsung viral dan menuai ribuan komentar dari warganet. Banyak dari mereka mengecam sikap dosen yang dinilai tidak profesional, apalagi saat mahasiswa tengah berada dalam fase penting penyusunan tugas akhir.

Meski video tersebut sempat menuai kecaman luas, pihak Universitas Nias menegaskan bahwa penanganan telah dilakukan secara damai dan proporsional. Pihak kampus juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi dan tetap menunggu hasil klarifikasi resmi.

 

Editor : Wiwin Meliana
#Yudisium #kericuhan #dosen #universitas nias #mahasiswa