BALIEXPRESS.ID – Kasus penculikan dan pembunuhan tragis terhadap Kepala Cabang Bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta, terus diusut oleh pihak kepolisian.
Hingga Kamis (28/8), Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah mengamankan total 15 orang terduga pelaku yang terlibat dalam kejahatan berencana tersebut.
Dari jumlah tersebut, dua orang diduga kuat sebagai otak perencanaan aksi penculikan.
Baca Juga: Amor ing Acintya! Pengendara Motor Tewas setelah Tabrak Truk di Buleleng
Mereka adalah Dwi Hartono, seorang pengusaha bimbingan belajar yang ditangkap di Solo, serta C alias Ken, yang diamankan sehari kemudian di rumahnya di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, dua tersangka tersebut berperan sebagai aktor intelektual yang mengatur rencana penculikan dari balik layar.
“Saat ini ada 15 orang yang kami amankan, terdiri dari aktor intelektual hingga eksekutor di lapangan,” ujar Kombes Ade Ary, Kamis (28/8).
Lebih lanjut, penyidik juga telah menangkap empat pelaku lapangan yang berperan langsung dalam menculik korban dari area parkir sebuah supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Baca Juga: Pisah Ranjang Sejak 2024, Hubungan Pratama Arhan dan Azizah Salsha Hanya Manis di Media Sosial?
Setelah diculik, Ilham diketahui dibawa ke kelompok lain di kawasan Cawang, Jakarta Timur.
Tragisnya, beberapa hari kemudian, jasad Ilham ditemukan dalam kondisi mengenaskan di semak-semak wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada 21 Agustus lalu.
Kombes Ade Ary menyebut bahwa penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh jaringan serta peran masing-masing tersangka. Polisi juga masih mendalami motif utama di balik kejahatan keji ini.
“Penyidikan belum berhenti, motif utama belum bisa kami sampaikan karena masih dalam pendalaman,” tambahnya.
Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh proses hukum akan dilakukan secara transparan, dan menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Baca Juga: Dokumen Gugatan Cerai Bocor, Terungkap Alasan Retaknya Rumah Tangga Pratama Arhan dan Azizah Salsha
Daftar 15 Tersangka dan peran dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih Jakarta:
Aktor Intelektual (dalang perencanaan)
- Dwi Hartono (DH) – pengusaha bimbel online, diduga otak utama penculikan dan pembunuhan.
- YJ – turut serta merencanakan penculikan bersama DH.
- AA – bagian dari tim perencana, ditangkap di Solo.
- C alias Ken – ikut dalam perencanaan, ditangkap di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Pelaku Penculikan
- AT – eksekutor lapangan yang menculik korban dari parkiran supermarket di Pasar Rebo.
- RS – ikut menculik korban.
- RAH – bagian dari tim penculik.
- RW alias Eras – anggota tim penculik.
Klaster Penganiayaan & Eksekutor (hingga korban meninggal)
- M – pelaku penganiayaan
- T – eksekutor yang menyebabkan kematian korban
- U – membantu membuang jasad ke Bekasi
- – bagian dari tim eksekusi
- N – pelaku yang ikut dalam pembuangan jasad
Klaster Pengintai
- F – diduga oknum aparat, masih dalam pendalaman
- S – bertugas membuntuti korban sebelum penculikan
Editor : Wiwin Meliana