Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

ASTAGA! Rumah Mewah yang Dijarah Massa Ternyata Bukan Milik Nafa Urbach, Ini Penjelasan Satpam

Wiwin Meliana • Senin, 1 September 2025 | 15:13 WIB

Beredar informasi bahwa rumah Nafa Urbach dijarah massa
Beredar informasi bahwa rumah Nafa Urbach dijarah massa

BALIEXPRESS.ID-Rumah mewah yang dijarah massa tak dikenal di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, ternyata bukan milik langsung politikus Partai NasDem Nafa Urbach, sebagaimana yang ramai diberitakan sebelumnya.

 Rumah tersebut diketahui milik mantan suami Nafa dan berstatus kontrak.

Baca Juga: GAWAT! Rumah Puan Maharani Dikepung Massa Dini Hari, Ini yang Terjadi

Hal ini diungkapkan oleh seorang petugas keamanan perumahan setempat bernama Syamsul, pada Minggu (31/8/2025).

Menurutnya, meskipun rumah tersebut kerap dikunjungi oleh Nafa Urbach, tempat itu bukanlah tempat tinggal tetap sang artis-politikus.

“Itu rumah mantan suaminya, bukan milik pribadi Bu Nafa. Tapi memang beliau sering ke sana,” kata Syamsul kepada wartawan.

Syamsul menjelaskan, peristiwa penjarahan terjadi dalam dua gelombang. Massa berjumlah sekitar 200 orang datang secara tiba-tiba dan sempat menanyakan rumah Nafa Urbach kepada petugas keamanan.

Karena keterbatasan jumlah personel, pihak sekuriti tidak mampu membendung masuknya massa.

Baca Juga: Usai Sahroni dan Nafa Urbach, PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya

“Tiba-tiba datang ramai-ramai, ada yang langsung tanya rumah Bu Nafa. Karena sekuriti cuma beberapa orang, dan masanya sangat banyak, kami tidak bisa menahan. Akhirnya mereka kami persilakan masuk demi keselamatan,” ujarnya.

Syamsul menambahkan, awalnya hanya beberapa orang yang tampak seperti koordinator lapangan. Namun setelah memastikan alamat yang dituju, ratusan massa langsung menyerbu rumah tersebut.

Yang mencurigakan, seluruh massa yang datang tidak dikenal oleh petugas maupun warga sekitar. Banyak dari mereka menggunakan masker untuk menutupi identitas.

“Kita nggak kenal satu pun. Orang asing semua. Kebanyakan pakai masker,” tutur Syamsul.

Rumah Nafa Urbach bukan satu-satunya yang menjadi sasaran amarah publik dalam gelombang demonstrasi yang memanas sejak 25 Agustus 2025. Rumah milik Eko Patrio di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, juga mengalami nasib serupa.

Baca Juga: Tiga Pendaki Gunung Batukaru Dievakuasi Akibat Kelelahan, Satu Alami Patah Tulang

Menurut keterangan Nuryandi, petugas keamanan di kompleks rumah Eko, penjarahan terjadi dalam dua fase pada Sabtu malam (30/8). Sekitar 300 orang menyerbu kediaman Eko Patrio mulai pukul 20.00 WIB dan kembali berdatangan pada pukul 23.00 WIB.

“Massa pertama datang malam, lalu disusul gelombang kedua. Mereka menjarah dan merusak. Tidak ada satu pun dari kami yang mengenali mereka. Bukan warga sekitar,” ujar Nuryandi.

Massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 02.00 WIB, setelah sekitar 50 personel TNI datang ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Gelombang protes besar-besaran dipicu oleh keputusan kontroversial DPR RI terkait kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan, yang memicu kemarahan publik. Nafa Urbach menjadi salah satu anggota DPR dari Fraksi NasDem yang turut disorot tajam usai pernyataannya di media sosial yang dianggap menyindir rakyat.

Baca Juga: Porprov Bali XVI : Judo Sumbang Emas Ketiga, Paralayang Klungkung Unggul Sementara

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, telah menonaktifkan Nafa Urbach dan Ahmad Sahroni dari keanggotaan Fraksi NasDem DPR RI sejak 1 September 2025.

Situasi politik nasional saat ini masih dalam status siaga tinggi, menyusul serangkaian aksi demonstrasi dan penyerangan ke rumah para pejabat dan wakil rakyat.

Editor : Wiwin Meliana
#dijarah massa #nafa urbach #satpam #rumah