Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sri Mulyani Tandai Pria Berjaket Merah yang Gondol Lukisannya, Singgung Hilangnya Perikemanusian

Wiwin Meliana • Rabu, 3 September 2025 | 16:38 WIB

Sri Mulyani Tandai Pria Berjaket Merah yang Gondol Lukisannya
Sri Mulyani Tandai Pria Berjaket Merah yang Gondol Lukisannya

BALIEXPRESS.ID– Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, menyuarakan kesedihan sekaligus kekecewaan mendalam setelah rumah pribadinya di kawasan Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, dijarah oleh massa dalam dua gelombang penyerangan, Minggu dini hari, 31 Agustus 2025.

Baca Juga: Pedihnya Sri Mulyani: Lukisan Berusia 17 Tahun Ikut Dijarah, Simbol Harga Diri yang Dikoyak

Dalam unggahan emosional di media sosialnya, Sri Mulyani menandai momen paling memilukan saat seorang pria tak dikenal, mengenakan jaket merah dan helm hitam, terekam membawa keluar lukisan cat minyak miliknya yang sudah berusia 17 tahun.

“Laki-laki berjaket merah memakai helm hitam tampak memanggul lukisan cat minyak bunga di atas kanvas ukuran cukup besar. Dia membawa jarahannya dengan tenang, percaya diri keluar dari rumah pribadi saya…” tulis Sri Mulyani dikutip pada Rabu (03/09/2025).

Lukisan itu, ungkapnya, bukan sekadar benda seni, melainkan simbol perenungan pribadi dan kenangan keluarga.

Baca Juga: Dapur Rumah Kontrakan Terbakar, Damkar Klungkung Kerahkan Tiga Armada

Lukisan tersebut ia buat sendiri 17 tahun lalu dan menyimpannya di rumah yang menjadi saksi tumbuh kembang anak-anaknya.

Bagi Sri Mulyani, penjarahan terhadap rumah pribadinya bukan hanya soal kehilangan materi, tetapi juga menyentuh nilai-nilai paling dasar rasa aman, keadilan, dan perikemanusiaan.

“Lukisan bunga itu telah raib… seperti lenyapnya rasa aman, kepastian hukum, dan rasa perikemanusiaan yang adil dan beradab di bumi Indonesia,” ujarnya.

Ia menggambarkan situasi ketika para penjarah seperti berpesta dan bahkan merasa bangga. Dalam sebuah cuplikan yang diviralkan di media sosial, seorang penjarah dengan enteng mengakui kepada reporter bahwa ia “dapat lukisan” dari rumah Sri Mulyani.

Rumah yang terletak di Jalan Mandar, Bintaro, dirusak dalam dua gelombang serangan sekitar pukul 01.00 WIB dan 03.00 WIB. Sejumlah barang pribadi juga ikut dijarah. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penangkapan pelaku.

Baca Juga: Kapolres Polres Tabanan Usul Perda Wajibkan CCTV di Ruang Publik untuk Cegah Kejahatan

Sri Mulyani menilai situasi ini sebagai cerminan rusaknya akal sehat dan tatanan hukum. Ia menyebut penjarahan yang terjadi — dan dirayakan di media sosial — sebagai “histeria intimidatif yang kejam”.

“Tak peduli luka yang tergores dan harga diri yang dikoyak. Absurd!”

Dalam pesannya, Sri Mulyani mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam amarah atau keputusasaan, melainkan bersatu menjaga nilai-nilai dasar kebangsaan.

“Indonesia adalah rumah kita bersama. Jangan menyerah pada kekuatan yang merusak itu. Jaga dan terus perbaiki Indonesia bersama, tanpa lelah, tanpa amarah, tanpa keluh kesah, dan tanpa putus asa”.

Editor : Wiwin Meliana
#jarah #sri mulyani #Jaket Merah #lukisan