Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL!Muncul Petisi Penolakan PTDH Kompol Cosmas, Tembus 150 Ribu Tanda Tangan

Wiwin Meliana • Jumat, 5 September 2025 | 19:54 WIB

Muncul Petisi Penolakan PTDH Kompol Cosmas
Muncul Petisi Penolakan PTDH Kompol Cosmas

BALIEXPRESS.ID-Gelombang dukungan terhadap Kompol Cosmas Kaju Gae terus mengalir setelah ia dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) buntut dari insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menewaskan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan.

Baca Juga: Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri, Imbas Rantis Brimob Lindas Ojol

Petisi online yang digagas oleh Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) di Kupang kini viral dan telah ditandatangani oleh lebih dari 150.000 orang hingga Jumat pagi (5/9).

Tagar #SaveKompolCosmas bahkan sempat menjadi trending topic di media sosial.

Dalam isi petisi yang diunggah ke platform change.org, IKADA menyampaikan keberatan atas sanksi berat yang dijatuhkan kepada Kompol Cosmas.

Baca Juga: Misteri Flashdisk Putih Diduga Milik Ahmad Sahroni Viral, Netizen Berspekulasi, NasDem Bereaksi Keras

 Mereka menilai hukuman pemecatan tidak sebanding dengan kontribusi dan dedikasi panjang yang telah diberikan Cosmas selama berdinas di institusi Polri.

“Masih ada bentuk sanksi lain yang lebih manusiawi, lebih proporsional, tanpa harus meruntuhkan karier dan nama baik seorang putra daerah yang sudah puluhan tahun mengabdi,” bunyi petisi tersebut.

IKADA menyoroti latar belakang Kompol Cosmas sebagai putra asli Laja, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur yang telah meniti karier dari bawah dan dikenal berdedikasi tinggi.

Baca Juga: Truk Tangki Tabrak Kendaraan Parkir di Klungkung, Dua Orang Luka-Luka

“Ia bukan hanya seorang perwira polisi, tapi simbol harapan dan kebanggaan masyarakat Ngada,” tulis mereka dalam petisi.

Selain menolak PTDH, IKADA juga meminta Kapolri dan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) untuk meninjau ulang keputusan tersebut dan mempertimbangkan sanksi alternatif yang lebih adil dan edukatif.

Gelombang dukungan terhadap Kompol Cosmas bukan hanya datang dari warga NTT, tetapi juga masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Curi Tab dan HP di Outlet Mang Jaja Teuku Umar Barat, Pria Asal Gresik Dibekuk Polisi

Banyak yang menyuarakan bahwa sanksi PTDH terhadap perwira menengah ini perlu dikaji lebih mendalam, khususnya soal proporsionalitas tanggung jawab dalam insiden yang terjadi.

Editor : Wiwin Meliana
#Kompol Cosmas #ptdh #petisi #tanda tangan